Delapan Legislator Otsus Resmi Dilantik, Ondo Ramses Wally: Jawablah Aspirasi Rakyat Adat!

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Yo’ Ondofolo Kampung Babrongko, Ramses Wally

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Sebanyak delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura dari jalur pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) resmi dilantik untuk periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna istimewa yang dipimpin Ketua DPRK Ruddy Bukanaung di ruang sidang utama DPRK Jayapura, Kompleks Gunung Merah, Sentani, Senin (23/6/2025).

banner 325x300

Pengambilan sumpah dipandu langsung Ketua Pengadilan Negeri Klas IA Jayapura, Agus Tjahjo Mahendra, serta dihadiri Plt Sekda Abdul Rahman Basri mewakili Bupati Jayapura, unsur Forkompimda, pimpinan OPD, dan para tamu undangan.

Delapan legislator yang diangkat melalui mekanisme Otsus tersebut adalah Nelson Yohosua Ondi, Alex Yappo, Wilhelmina Done, Yakob Wasanggai, Benyamin Yantewo, Orgenes Seh, Hendrik Depametouw, dan Amos Soumilena. Mereka merupakan representasi masyarakat adat Papua di Kabupaten Jayapura dan diharapkan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Harapan itu juga datang dari tokoh adat Sentani sekaligus Yo’ Ondofolo Kampung Babrongko, Ramses Wally. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban para anggota DPR jalur Otsus harus dijalankan dengan integritas, komitmen, dan kesungguhan melayani masyarakat adat.

“Saya mengucapkan selamat atas pelantikan ini. Tapi saya juga ingatkan, masyarakat adat menaruh harapan besar pada delapan anggota dewan ini. Mereka harus bekerja lebih nyata dibanding anggota yang duduk melalui jalur partai politik,” ujar Ramses kepada wartawan.

Menurutnya, kehadiran kedelapan anggota dari jalur Otsus melengkapi jumlah total anggota DPRK Jayapura menjadi 38 orang 30 dari jalur politik, dan 8 dari pengangkatan.

Ramses juga menyoroti persoalan klasik yang belakangan marak terjadi di Jayapura, yakni aksi pemalangan lahan dan bangunan oleh masyarakat adat. Ia berharap ke depan, delapan wakil Otsus ini dapat menjadi penghubung efektif dalam menyelesaikan konflik-konflik semacam itu.

“Kalau ada persoalan, jangan langsung palang. Datang saja ke DPR dan bicara dengan delapan perwakilan ini. Itulah gunanya mereka hadir,” tegasnya.

Tak hanya menyuarakan aspirasi, Ondo Ramses berharap para legislator Otsus tampil sebagai wakil rakyat yang rendah hati, mau mendengar, dan hadir langsung di tengah masyarakat.

“Mereka harus menjaga marwah lembaga DPRK, bersikap terbuka, sopan, dan bertanggung jawab. Mari jadikan DPRK Jayapura sebagai rumah besar aspirasi rakyat, dan wujudkan kesejahteraan merata, terutama bagi masyarakat asli Papua,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *