Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD 2025–2029 Digelar, BAPPEDA Mamberamo Raya Serap Aspirasi Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Willy / Nampak suasana kegiatan Forum Konsultasi Publik

Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Mamberamo Raya menggelar Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Kamis (24/4), bertempat di Aula Kantor BAPPEDA di Burmeso.

banner 325x300

Forum ini dihadiri oleh Asisten II Setda Mamberamo Raya Drs. Sukarno, M. Si mewakili Bupati, pimpinan dan anggota DPRD, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pemuda, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan strategis dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang bersifat partisipatif, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II, Bupati Mamberamo Raya Roby Rumansara, SP, MH, menyampaikan bahwa RPJMD merupakan dokumen penting yang harus disusun berdasarkan visi, misi, dan program prioritas kepala daerah.

Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan masukan terhadap rancangan awal tersebut.

“RPJMD yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mengoptimalkan potensi daerah, dan menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Sukarno, Asisten II Setda, saat membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar seluruh tahapan penyusunan RPJMD 2025–2029, termasuk konsultasi publik ini, dapat berlangsung efektif dan menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas.

Ia menargetkan, RPJMD dapat ditetapkan pada pertengahan tahun 2025, sebelum berakhirnya periode RPJMD 2021–2026.

Kepala BAPPEDA Mamberamo Raya, Jonathan Tandibua, dalam paparannya menjelaskan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk menerima saran, kritik, dan rekomendasi dari berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, masukan yang diperoleh akan memperkaya substansi Ranwal RPJMD sebelum dibahas dalam Musrenbang RPJMD yang akan datang.

“RPJMD bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan merupakan cerminan dari cita-cita bersama membangun Mamberamo Raya yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis daerah dibahas, meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan serta kesehatan, penguatan ekonomi berbasis masyarakat lokal, dan upaya pelestarian lingkungan.

BAPPEDA Mamberamo Raya berkomitmen untuk merangkum seluruh masukan dari forum ini ke dalam dokumen Ranwal RPJMD, sehingga rencana pembangunan yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan benar-benar berakar dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Laporan: Willy

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *