Tersentuh Perjuangan Jemaat, Bupati Jayapura Berjanji Bantu Selesaikan Pembangunan Gereja GBI Syallom

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Istimewa / Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH, MH, saat meninjau pembangunan gedung Gereja GBI Syallom Hanggai Hamong, Kamis (17/04).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Suasana penuh haru mewarnai kunjungan Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH, MH, ke Lembah Grime, Kamis (17/04/2025). Di sela-sela agendanya, Bupati bersama sejumlah kepala OPD dan anggota DPRK Kabupaten Jayapura meninjau langsung proses pembangunan Gereja Jemaat GBI Syallom Hanggai Hamong.

banner 325x300

Kehadiran Bupati disambut antusias oleh jemaat. Dalam pertemuan itu, Mama Rohani Jemaat GBI Syallom, Naema Waisimon, mengisahkan perjalanan panjang dan berat yang dilalui jemaat dalam membangun rumah ibadah tersebut. Cerita itu menggugah hati Bupati Yunus Wonda, yang mengaku mengingat kembali masa kecilnya sebagai anak seorang penginjil.

“Saya tahu persis bagaimana sulitnya membangun gereja. Saya menyaksikan sendiri bagaimana orang tua saya harus berjuang dalam pelayanan dan membangun gereja dari nol,” tutur Bupati dengan suara bergetar.

Ia mengakui beratnya perjuangan jemaat GBI Syallom, apalagi sebagian besar anggotanya hanya mengandalkan hasil kebun untuk kehidupan sehari-hari. Di tengah keterbatasan itu, tekad jemaat untuk menyelesaikan pembangunan gereja tak pernah padam.

Bupati berpesan agar jemaat tetap tekun, setia, dan tidak kehilangan pengharapan, sambil berjanji akan kembali dengan dukungan nyata.

“Tadi Mama Rohani meminta bantuan agar gereja ini bisa selesai dibangun. Saya akan berusaha untuk membantu. Jangan menyerah, tetap percaya Tuhan menyediakan,” ucapnya, disambut tepuk tangan penuh sukacita.

Sementara itu, Mama Naema Waisimon, mewakili jemaat, mengungkapkan rasa syukur atas kedatangan Bupati. Ia percaya kunjungan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan jawaban atas pergumulan panjang jemaat.

“Saya percaya Tuhan yang membawa anak Bupati ke tempat ini. Karena itu saya meminta, agar pembangunan gereja ini bisa selesai dan kami bisa menerima kunci gereja dari tangan anak Bupati,” ungkap Mama Naema penuh harap.

Menurutnya, pembangunan gedung gereja telah dimulai 15 tahun lalu saat suaminya masih menjadi gembala jemaat. Namun, proses itu terhenti beberapa kali karena keterbatasan dana dan sumber daya. Kini, ia yakin, bantuan dari pemerintah akan menjadi jawaban atas doa mereka.

Menutup kunjungan, jemaat GBI Syallom Hanggai Hamong menyerahkan bahan makanan kepada Bupati sebagai ungkapan terima kasih dan penghormatan.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *