Foto: istimewa | Tampak Yanni, SH., MH., M.Sos., Ketua Pokja Pembangunan Manusia, KEPP Otsus Papua ketika melayat ke rumah duka almarhum Johs Mansoben, MA., Ph.D., di Perumahan Uncen Abepura, Kamis (12/2).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Tanah Papua kembali berduka. Akademisi senior Johszua Robert Mansoben, MA., Ph.D., berpulang dan meninggalkan jejak panjang pengabdian di dunia pendidikan dan kebudayaan.
Almarhum dikenal luas sebagai dosen Antropologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih.
Sosoknya tidak hanya dihormati sebagai pengajar, tetapi juga sebagai intelektual yang konsisten memperjuangkan penguatan ilmu sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya masyarakat adat Papua.
Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Ketua Pokja Pembangunan Manusia KEPP Otsus Papua yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, SH., M.H., M.Sos, mendatangi rumah duka dan mengikuti ibadah penghiburan bersama keluarga serta kerabat.
Dalam suasana penuh haru, Yanni menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian figur yang dinilainya memiliki kontribusi besar dalam pembangunan manusia di Papua.
“Turut berduka cita. Kiranya Tuhan Yesus memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Yanni saat menyampaikan pernyataan duka.
Baca juga: Arahan Presiden Prabowo Tegaskan Peran Komite Otsus, Yanni Dorong Sinergi Kepala Daerah Papua
Semasa hidupnya, Johszua Mansoben dikenal sebagai akademisi yang mendedikasikan diri pada riset antropologi dan penguatan perspektif ke-Papua-an dalam kajian akademik.
Pemikirannya banyak memberi warna dalam memahami struktur sosial, budaya, serta dinamika masyarakat adat di Papua.
Kehadiran keluarga, kolega, tokoh masyarakat, dan para sahabat dalam ibadah penghiburan menjadi momentum untuk mengenang keteladanan serta warisan intelektual yang ditinggalkan almarhum.
Berdasarkan informasi keluarga, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Kampung Mansoben, Sorendiweri, Kabupaten Supiori. Sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat dijadwalkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kepergian Johszua Robert Mansoben bukan hanya kehilangan bagi dunia kampus, tetapi juga bagi perjalanan pemikiran dan pembangunan sosial di Tanah Papua.
Dedikasi dan karya-karyanya diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk membangun Papua melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Laporan: Sonny Rumainum

















