Foto: istimewa / Bupati Yunus Wonda didampingi Plt Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Delila Giay dan Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat panen padi di Kemtuk
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Baru dua hari menjabat sebagai Bupati Jayapura, Yunus Wonda langsung menegaskan komitmennya terhadap penguatan ekonomi berbasis kampung.
Salah satu langkah awalnya adalah menghadiri panen perdana jagung di Kampung Sekori, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura.
Menurut Yunus, pengembangan ekonomi harus dimulai dari tingkat kampung dengan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal.
Ia menjelaskan bahwa pemerintahannya akan berfokus pada tiga zona prioritas dalam lima tahun ke depan.
“Zona pertama adalah pertanian dan peternakan, yang akan dikembangkan di wilayah Grimenawa dan sekitarnya. Sedangkan sektor pariwisata dan perikanan laut akan difokuskan di Tanah Merah, Depapre, hingga Demta. Sementara itu, Sentani akan menjadi pusat pengembangan ikan air tawar,” ujar Yunus Wonda.
Dalam kegiatan panen tersebut, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura Kabupaten Jayapura, Delila Giay, mengungkapkan bahwa lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar lima hektar. Selain itu, kelompok tani setempat telah berinisiatif membuka lahan baru untuk menanam sayuran.

“Mereka memahami program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga siap mendukungnya dengan menanam sayur di lahan tambahan. Proses pembukaan lahan ini juga didukung oleh traktor yang disediakan dinas pertanian,” jelas Delila Giay.
Langkah ini menandai awal dari strategi pembangunan berbasis potensi lokal yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, pemerintah Kabupaten Jayapura menargetkan ketahanan pangan sekaligus penguatan ekonomi daerah.
Laporan: Irfan

















