Foto: Willy / Wabup Kevin Totouw bersama kepala cabang Bank Papua, Daud Rumaropen.
Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Bank Papua terus berupaya memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat Papua dengan menghadirkan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di berbagai wilayah.
Salah satu langkah terbaru adalah peresmian ATM di Kios Mangga Satu, Kampung Burmeso, Kabupaten Mamberamo Raya, yang diresmikan oleh Wakil Bupati Kevin Totouw, S.IP, pada Kamis (20/3).
Keberadaan ATM ini menjadi solusi bagi warga Burmeso yang selama ini harus menyeberang ke Kasonaweja untuk melakukan transaksi keuangan. Kini, mereka dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah dan cepat.
“Dengan adanya ATM ini, masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh hanya untuk menarik uang atau melakukan transaksi lainnya. Ini adalah langkah maju dalam pemerataan layanan perbankan di Mamberamo Raya. Kami berharap ke depan semua distrik juga mendapatkan fasilitas yang sama,” ujar Kevin Totouw dalam sambutannya.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Peresmian ATM di Burmeso mendapat respons positif dari masyarakat. Lokasi yang strategis, berada di kawasan perbelanjaan, membuat transaksi keuangan menjadi lebih praktis.
Yakobus Kawena, warga Kampung Burmeso, mengungkapkan bahwa keberadaan ATM ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari.
“Kami tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk pergi ke Kasonaweja. Sekarang, kami bisa langsung menarik uang di Burmeso dan berbelanja dengan lebih mudah. Terima kasih Bank Papua,” ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Bank Papua dalam meningkatkan inklusi keuangan di Papua. Dengan semakin banyaknya ATM dan layanan perbankan yang tersedia di daerah terpencil, masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan mereka, termasuk melakukan transaksi digital yang semakin dibutuhkan di era modern.
Komitmen Bank Papua dalam Pemerataan Layanan
Bank Papua Cabang Kasonaweja telah membuka sejumlah Kantor Kas untuk memperluas jangkauan layanan perbankan, antara lain di Distrik Mamberamo Hilir (Trimuris), Distrik Waropen Atas (Barapasi), dan Distrik Mamberamo Hulu (Dabra).
Kehadiran ATM di Burmeso ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pemerataan layanan keuangan hingga ke pelosok.
Dengan adanya ATM ini, masyarakat kini dapat dengan mudah melakukan berbagai transaksi keuangan seperti penarikan tunai, transfer dana, hingga pembayaran tagihan tanpa harus bergantung pada kantor cabang utama.
Hadirnya fasilitas ini diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendukung kegiatan usaha dan perdagangan di daerah tersebut.
Laporan: Willy
















