Paslon Nomor 4 Tampilkan Gaya Milenial di Debat Publik Pertama Pilbup Jayapura

Paslon Nomor 4 Tampilkan Gaya Milenial di Debat Publik Pertama Pilbup Jayapura
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Dok JMF/ Paslon Bupati dan Wabup Jayapura no. 4, Yohannis Manangsang dan Daniel Mebri,  usai mengikuti debat publik pertama

Cawabup Daniel Mebri: Generasi Milenial Harus Lebih Proaktif Dalam Pembangunan Kabupaten Jayapura

banner 325x300

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jayapura nomor urut 4, Yohannis Manangsang dan Daniel Mebri, tampil mencolok dengan gaya milenial pada debat publik perdana Pilbup Jayapura di Ballroom Suni Garden Lake Hotel, Sentani, Papua, Senin, 11 November 2024.

Keduanya tampil serasi mengenakan kemeja putih, jaket jeans biru, dan celana jeans biru, memberikan kesan kasual dan modern yang terinspirasi dari generasi milenial.

Daniel Mebri menyampaikan bahwa generasi muda di Jayapura harus menjadi lebih aktif dalam pembangunan daerah.

“Kami hadir dengan tampilan kasual untuk mewakili kaum milenial, mengangkat harkat dan martabat generasi muda,” ucap Daniel setelah acara debat, didampingi Cabup Yohannis Manangsang.

Dok JMF/ Paslon JMW-DM, ketika memasuki ruang debat di hotel Suni Garden Lake Sentani
Dok JMF/ Paslon JMW-DM, ketika memasuki ruang debat di hotel Suni Garden Lake Sentani

Daniel mengajak generasi milenial untuk berperan lebih aktif dalam proses pembangunan Jayapura.

“Inilah saatnya milenial mengambil peran penting. Mereka harus lebih proaktif untuk membangun Jayapura menuju arah yang lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Daniel mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi generasi milenial di Jayapura yang menurutnya mengalami penurunan dalam berbagai bidang pembangunan.

“Generasi muda kita telah mengalami keterpurukan yang signifikan. Kami berkomitmen untuk mengangkat kembali harkat dan martabat mereka. Tampilan serasi ini adalah simbol solidaritas kami,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa meskipun ada perbedaan politik, tujuannya tetap satu, yakni memajukan Kabupaten Jayapura.

“Meski berbeda pilihan politik, kami memiliki visi yang sama untuk pembangunan Jayapura yang lebih baik,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Daniel menegaskan bahwa pilihan gaya busananya mencerminkan rasa kepeduliannya terhadap kaum milenial.

“Prinsip kami adalah mengembalikan kebanggaan generasi muda. Kami ingin menunjukkan bahwa kami peduli terhadap masa depan mereka,” tutup mantan Ketua KPU Kabupaten Jayapura ini.

(Fan)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *