Foto: Irfan | Tampak Bupati Pegunungan Bintang, Spei Bidana, ST., M.Si., bersama Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH.,MH., juga didampingi ketua panitia Immanuel Mimin dan jajaran wasit ketika hendak membuka Turnamen Okmin Cup I, di Stadion Bas Youwe, Kamis, (8/1).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Turnamen sepak bola Okmin Cup I digelar di Stadion Barnabas Youwe (Basyouwe), Sentani, Kabupaten Jayapura, pada 8–30 Januari 2026. Sebanyak 20 tim undangan dari berbagai wilayah di Tanah Papua ambil bagian dalam ajang tersebut.
Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST, M.Si, menegaskan bahwa Okmin Cup I dirancang sebagai ruang pembinaan generasi muda Papua, bukan sekadar kompetisi olahraga.
“Sepak bola kami jadikan pintu masuk pengembangan sumber daya manusia Papua melalui sains, seni, dan olahraga,” kata Bupati Spei.
Ia menjelaskan, Okmin Cup juga menjadi media memperkenalkan identitas Ok, Me, dan Min sebagai masyarakat Pegunungan Bintang yang hidup di wilayah hulu sumber air Papua, dengan nilai keadilan, kebersamaan, serta tanggung jawab menjaga alam dan manusia.
Menurutnya, pembangunan SDM Papua harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pembinaan talenta muda. Pendekatan ini, kata dia, telah membuahkan berbagai prestasi pelajar Papua di tingkat nasional.
Ketua Panitia Okmin Cup I Immanuel H. Mimin mengatakan Jayapura dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena kesiapan infrastruktur olahraga serta kemudahan mobilisasi tim peserta.
Turnamen ini menggunakan sistem undangan dengan format setengah kompetisi. Sejumlah tim menjadikan Okmin Cup I sebagai ajang uji coba kekuatan menjelang bergulirnya Liga 4.
Panitia menyiapkan total hadiah Rp110 juta, lengkap dengan piala bergilir, piala tetap, dan piagam penghargaan. Seluruh pembiayaan bersumber dari sponsor dan swadaya panitia tanpa melibatkan anggaran pemerintah daerah.
Selain mendorong pembinaan atlet, Okmin Cup I juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan mama-mama Papua di sekitar stadion.
Ke depan, Okmin Cup direncanakan terus digelar secara berkelanjutan dan dikembangkan menuju agenda olahraga dan seni berskala nasional hingga internasional.
Laporan: M. Irfan

















