Foto: istimewa | Tampak Vani Tabuni peraih Medali Perunggu di nomor 10.000 meter putri ketika berpose bersama pelatihnya Ipa Sari Kardi, M.Or., (Dosen Fakultas Ilmu Olahraga) Uncen usai lomba, Senin pagi (22/9).

Semarang, jurnalmamberamofoja.com – Kontingen Papua kembali menunjukkan eksistensinya di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Jawa Tengah.
Pada hari kedua pelaksanaan, Senin (22/9), cabang atletik menjadi pusat perhatian setelah atlet putri Vani Tabuni berhasil menyumbangkan medali perunggu dari nomor lari 10.000 meter.
Bertanding sejak pagi pukul 07.00 WIB, Vani Tabuni tampil penuh semangat menghadapi lawan-lawannya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Hasil kerja kerasnya membuahkan medali perunggu, yang menjadi raihan perdana bagi kontingen Papua di cabang atletik pada gelaran tahun ini.
Selain Vani, dua sprinter putri, Theresia dan Agustina, juga turun di babak penyisihan nomor 200 meter, disusul Glenn dan Sander yang tampil di nomor 200 meter putra.seekor.
Baca juga: Perjuangan Tak Kenal Lelah, Kontingen Papua Berhasil Raih Medali di POMNAS Jateng
Meski belum semuanya mencapai final, penampilan para atlet muda Papua menunjukkan optimisme tinggi.
Sesi sore masih menyajikan harapan bagi Papua. Elizabeth siap bertanding di nomor lontar martil putri final, sementara Theresia, Agustina, Glenn, dan Sander berpeluang kembali turun di nomor 200 meter final jika lolos penyisihan.
Selain itu, Entri dan Seminggus akan turun di nomor lari 5.000 meter putra final. Kedua atlet tersebut diharapkan bisa menambah koleksi medali bagi kontingen Papua.
Selain atletik, beberapa cabang olahraga lain juga sudah mulai beraktivitas. Tim bulutangkis perorangan akan mengikuti technical meeting pada sore hari pukul 15.00 WIB.
Tim basket berlatih sejak pagi dan bersiap menghadapi laga resmi pukul 17.00 WIB, sementara cabang karate dijadwalkan berlatih pada pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Kontingen Uncen Targetkan 3 Medali di POMNAS XIX Jateng
Ofisial tim menegaskan bahwa perolehan medali perunggu dari Vani Tabuni menjadi penyemangat besar bagi seluruh atlet Papua.
“Kami bangga dengan perjuangan Vani. Ini baru awal, dan kami yakin masih ada peluang menambah medali di cabang atletik maupun cabang lainnya,” ujar salah satu pendamping kontingen.
Dengan capaian ini, Universitas Cenderawasih yang mewakili Papua menegaskan komitmennya untuk terus berjuang di POMNAS XIX, membawa semangat sportivitas dan kebanggaan bagi Tanah Papua.
Laporan: Sony Rum

















