Foto: Irfan | Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri ketika mengunjungi stand Kabupaten Jayapura, di Expo KTNA, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat (19/9).

Kukar, jurnalmamberamofoja.com – Ajang Pra Penas Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional 2025 resmi dimulai di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (19/9).
Pembukaan berlangsung di halaman Kantor Bupati Kukar dan ditandai dengan peresmian oleh Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes. Turut hadir Ketua Umum KTNA Nasional, M. Yadi Sofyan Noor, serta jajaran Forkopimda yang bersama-sama menyaksikan kemeriahan acara.
Expo yang akan berlangsung selama lima hari ini menampilkan puluhan stan dari berbagai provinsi di Indonesia. Ragam produk pertanian, perikanan, hingga kerajinan khas daerah ditampilkan, memperlihatkan potensi unggulan masing-masing daerah sekaligus menjadi ajang tukar pengalaman antarpetani dan nelayan. Seusai acara pembukaan, rombongan Bupati Kukar berkeliling meninjau stan yang telah disiapkan peserta dari berbagai daerah.
Baca juga: Pra Penas KTNA 2025, Wabup Haris Lepas Kontingen Jayapura: Jaga Nama Baik Daerah!
Di antara banyaknya stan, kehadiran kontingen dari Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, mencuri perhatian pengunjung. Dengan dekorasi batik Papua yang khas, stan tersebut menampilkan produk unggulan seperti keladi bete, ubi ungu, bembeng dari sagu, steak lele, noken, topi mahkota kepala, cokelat, dan kain batik Papua.
Tidak hanya menjadi tempat belanja, stan ini juga ramai dijadikan lokasi berfoto oleh pengunjung yang tertarik mencoba noken dan topi tradisional Papua.
Bupati Kukar bersama panitia terlihat antusias saat menyambangi stan Papua. Mereka mengapresiasi kehadiran kontingen Jayapura yang mewakili Provinsi Papua, karena berhasil membawa warna tersendiri dan menambah semarak suasana. Bahkan, menurut panitia, stan Papua termasuk salah satu yang paling ramai didatangi pengunjung sejak hari pertama.
Ketua Kontingen KTNA Kabupaten Jayapura, Adriana Bunga, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa partisipasi mereka bukan hanya untuk memperkenalkan potensi lokal, melainkan juga untuk membangun jejaring dengan kontingen lain dari seluruh Indonesia.
Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah, menjalin persahabatan, serta mengikuti seluruh agenda expo sesuai tema besar kegiatan, yakni “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan.”

Adriana berharap pengalaman mengikuti expo ini dapat memberi manfaat bagi kemajuan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan di Jayapura.
“Kami ingin terus mendampingi kelompok tani agar mampu meningkatkan produksi, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Expo ini adalah kesempatan berharga untuk belajar dan memperluas wawasan,” ujarnya.
Baca juga: Kontingen Uncen Targetkan 3 Medali di POMNAS XIX Jateng
Hari pertama expo mencatat ratusan pengunjung yang datang khusus melihat stan Papua. Antusiasme itu menunjukkan besarnya rasa ingin tahu masyarakat terhadap produk lokal dan budaya khas dari Jayapura.
Bagi kontingen Papua, keberhasilan menarik perhatian pengunjung menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan potensi daerah di masa mendatang.
Laporan: M. Irfan

















