Yunus Wonda Resmi Angkat Korneles Yanuaring dan Yustus Wonda, Staf Khusus Sekaligus Jubir Bupati Jayapura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak dua stafsus bupati Jayapura, Korneles Yanuaring dan Yustus Wonda di sela-sela pelantikan, Kamis (22/1). 

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., resmi melantik Korneles Yanuaring dan Yustus Wonda sebagai Staf Khusus (stafsus) Bupati Jayapura dalam prosesi pelantikan yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kamis (22/1/2026).

Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, S.H., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Yusuf Yambe Yabdi, MT., dan berlangsung bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Jayapura.

Prosesi diawali dengan pengucapan sumpah janji jabatan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai tanda sahnya pengangkatan jabatan.

Usai pelantikan, Yunus Wonda menegaskan bahwa pengangkatan dua staf khusus ini dilakukan untuk memperkuat sistem kerja pemerintahan daerah, khususnya dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan agar berjalan optimal, terarah, dan tepat sasaran.

“Staf khusus ini saya angkat untuk membantu saya dalam mengkaji kebijakan dan pengambilan keputusan strategis, sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Yunus Wonda kepada wartawan.

Ia juga menjelaskan bahwa peran staf khusus tidak hanya sebatas pendamping teknis, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara Bupati dengan publik dan media.

“Saya angkat Pak Yustus dan Pak Korneles bukan hanya sebagai staf khusus, tapi juga sebagai staf ahli sekaligus juru bicara Bupati Jayapura,” ujarnya.

Menurut Yunus Wonda, ke depan para jurnalis dapat lebih banyak berkoordinasi dengan juru bicara resmi agar informasi pemerintah tersampaikan secara utuh, terarah, dan tidak menimbulkan bias.

“Nanti yang lebih banyak bicara itu jubir. Supaya informasi tidak simpang siur dan semua pernyataan resmi satu pintu,” tambahnya.

Baca juga: Yunus Wonda Lantik 7 Pejabat dan 2 Staf Khusus, Targetkan Reformasi Pelayanan Publik Pemkab Jayapura

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan staf khusus ini tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayapura.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana menggelar agenda tahunan berupa penyampaian laporan kinerja satu tahun pemerintahan secara terbuka kepada masyarakat.

“Tidak perlu publikasi berlebihan. Biarkan masyarakat menilai langsung hasil kerja pemerintah melalui satu acara resmi setiap tahun,” kata Yunus Wonda.

Ia menilai transparansi kinerja jauh lebih penting look dibandingkan banyaknya narasi tanpa bukti nyata di lapangan.

“Lebih baik kerja nyata daripada terlalu banyak bicara. Tapi tetap harus ada juru bicara agar arah komunikasi pemerintah jelas,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *