Ruddy: Legislasi Harus Beri Manfaat Nyata bagi Orang Jayapura

Spread the love

Foto: Irfan | Ketua DPRK Jayapura, Ruddy Bukanaung, SE., ketika diwawancarai usai paripurna di ruang sidang dewan, Senin (3/11).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayapura secara resmi menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 melalui rapat paripurna bersama pemerintah daerah di ruang sidang DPRK, Senin (3/11).

Ketua DPRK Jayapura, Ruddy Bukanaung, mengatakan bahwa penetapan Propemperda menjadi langkah penting dalam memperkuat arah pembangunan hukum daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penetapan Propemperda ini bagian dari strategi memperkuat kinerja legislasi agar lebih terarah, terukur, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya usai rapat di Sentani.

Baca juga: DPRK Jayapura Tetapkan Lima Raperda Prioritas 2026, Dorong Implementasi Otsus Papua

Bukanaung menjelaskan, pada Propemperda 2026 terdapat lima rancangan peraturan daerah (raperda) yang diusulkan pemerintah daerah serta beberapa raperda inisiatif dari legislatif. Semua rancangan tersebut akan menjadi agenda pembahasan prioritas tahun depan.

“Dari eksekutif ada lima raperda, sementara dari legislatif juga ada sejumlah usulan. Kita harap seluruh agenda ini berjalan dengan koordinasi yang baik lintas pemangku kepentingan,” tambahnya.

Baca juga: Pemkab Jayapura Terima Bantuan Alat Berat dari Komisi IV DPR RI, Dorong Kemandirian Pangan di Tanah Papua

Ia menegaskan, DPRK tidak hanya berfokus pada banyaknya perda yang dihasilkan, tetapi juga pada kualitas dan dampak nyata dari setiap peraturan yang disahkan.

“Yang kita butuhkan bukan sekadar jumlah perda, tapi kualitasnya. Setiap regulasi harus memiliki muatan yang kuat dan bisa diterima oleh masyarakat, terutama mereka yang terdampak langsung,” tegas Bukanaung.

Lebih lanjut, Ruddy soroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengimplementasikan setiap perda yang telah disahkan. Menurutnya, keberhasilan legislasi hanya dapat diukur dari sejauh mana aturan tersebut dijalankan secara efektif di lapangan.

“Kerja legislasi tidak berhenti di penetapan perda. Pemerintah daerah harus aktif melakukan sosialisasi, edukasi, dan penegakan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dengan penetapan Propemperda 2026 ini, DPRK Jayapura menegaskan komitmennya untuk menyusun peraturan daerah yang partisipatif, transparan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan di Kabupaten Jayapura.

Laporan: M. Irfan

Related Posts

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan |Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, S.H., didampingi Ketua DPRK Ruddy Bukanaung, SE., ketika diwawancarai.  Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan komitmennya memperbaiki tata kelola…

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

Spread the love

Spread the loveFoto: Irfan | Wakil Ketua Pansus Perkebunan Sawit, Bob Yath Seen Banundi, B.Sc., BABM ketika menyampaikan laporan resmi, dalam Rapat Paripurna Laporan Pansus DPRK Jayapura, Selasa (9/12).  Sentani,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

Terbongkar! Puluhan Perusahaan Sawit Operasi di Tanah Adat Tanpa Persetujuan

Terbongkar! Puluhan Perusahaan Sawit Operasi di Tanah Adat Tanpa Persetujuan

Lestarikan Budaya, Wabup Jayapura Wajibkan Lagu Daerah di Semua Acara Pemerintah

Lestarikan Budaya, Wabup Jayapura Wajibkan Lagu Daerah di Semua Acara Pemerintah

Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua Dibuka, Identitas Budaya Jadi Agenda Utama

Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua Dibuka, Identitas Budaya Jadi Agenda Utama

Pemuda Papua Serukan Jayapura Tetap Damai Jelang Hari HAM dan Natal 2025

Pemuda Papua Serukan Jayapura Tetap Damai Jelang Hari HAM dan Natal 2025