Dok ist/ Tampak Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno, bersalaman dengan Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, didampingi Penjabat Sekda Papua, Yohanes Walilo, usai menandatangani prasasti Kampung Rhepang Muaif sebagai desa wisata terbaik 2024 di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Rabu (9/10).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, menandatangani prasasti Kampung Rhepang Muaif sebagai salah satu desa wisata terbaik tahun 2024.
Kampung Rhepang Muaif, yang terletak di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua, masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik di Indonesia tahun 2024, yang ditetapkan oleh Kemenparekraf RI.
Saat berada di Sentani pada Rabu, Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan bahwa keberhasilan Rhepang Muaif sebagai desa wisata terbaik tak lepas dari kerja keras tokoh-tokoh setempat, seperti Alex Waisimon (Loco Champions), Kepala Kampung Rhepang Muaif Albertina Demotekay, dan Kepala Distrik Nimbokrang Welem Wouw.
“Rhepang Muaif tidak akan meraih penghargaan desa wisata terbaik 2024 tanpa dedikasi dan loyalitas dari Bapak Alex Waisimon, Ibu Albertina Demotekay, dan Bapak Welem Wouw,” ungkap Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno menambahkan bahwa Kemenparekraf telah menunjuk Dr. Masyuro, Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha, untuk memantau perkembangan usaha yang telah terbentuk di desa wisata ini, agar terus berjalan dengan baik.
“Tujuannya adalah agar wisatawan tidak hanya menjadi ‘Rohali’ atau rombongan yang hanya melihat-lihat, tetapi menjadi ‘Rojali’ atau rombongan yang berbelanja produk ekonomi kreatif di Kampung Rhepang Muaif,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sandiaga menyatakan bahwa produk-produk kreatif dari Rhepang Muaif perlu dipasarkan lebih luas, sehingga ekonomi kreatif berbasis komunitas dan konservasi alam dapat berkembang pesat.
“Kami berharap pariwisata Papua, khususnya Kampung Rhepang Muaif, semakin maju dan masyarakatnya dapat hidup lebih sejahtera,” tambahnya.
Ia juga menyoroti daya tarik utama Rhepang Muaif, yaitu pesona burung Cenderawasih, burung endemik Papua yang kini semakin langka.
“Kami selalu memantau perkembangan Kampung Wisata Rhepang Muaif. Tahun lalu kampung ini masuk dalam 100 besar desa wisata terbaik, dan tahun ini berhasil masuk ke 50 besar,” jelasnya.
Sandiaga juga meminta agar Pemerintah Provinsi Papua memberikan penghargaan khusus kepada Kampung Rhepang Muaif, mengingat perkembangan desa wisata di Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, sangat pesat sejak tahun 2021.
“Pada tahun 2021, Kampung Yoboi di Danau Sentani terpilih sebagai desa wisata terbaik, dan saya masih ingat kunjungan kami ke sana dengan sambutan perahu-perahu dan hidangan ulat sagu untuk makan siang,” kenangnya.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Yohanes Walilo, menyambut baik penganugerahan ini. Ia menyampaikan rasa bangga bahwa Kampung Rhepang Muaif berhasil menyisihkan desa-desa lainnya di seluruh Indonesia.
“Kami sangat bangga bahwa salah satu kampung di Papua, yaitu Rhepang Muaif, terpilih sebagai desa wisata terbaik 2024. Semoga ini menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di sembilan kabupaten/kota di Papua,” ujarnya.(Fan)

















