Pria Tak Bernyawa di Depan Halte Perumnas III, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Tim Inafis Polresta Jayapura mengevakuasi korban di Halte bus Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Sabtu (21/2). 

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di depan Halte Bus Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Sabtu (21/2) sekitar pukul 09.30 WIT. Aparat Kepolisian dari Polsek Heram bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

Korban diketahui bernama Sakanteng Ulunggi alias Tese Ulunggi alias Kaco. Sehari-hari, korban kerap terlihat berada di kawasan Perumnas III hingga wilayah Uncen Atas. Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring miring ke arah kanan, mengenakan sweter putih dan celana pendek hitam.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mendatangi rumah seorang warga yang berjarak sekitar 30 meter dari tempat kejadian. Saat itu korban terlihat lemas dan meminta bantuan. Warga tersebut kemudian memberikan sejumlah uang agar korban bisa membeli makanan.

Usai menerima bantuan, korban berjalan menuju arah Uncen Atas. Namun tak lama kemudian, tepat di depan Halte Bus Perumnas III, korban tiba-tiba muntah darah lalu terjatuh. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor ke Pos Patmor Heram untuk mendapatkan penanganan.

Petugas piket Pos Patmor Heram yang dipimpin Brigpol Tri Purba langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Personel Polresta Jayapura Kota melalui jajaran Polsek Heram kemudian memasang garis polisi serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi.

Tim Inafis Polresta Jayapura Kota yang dipimpin IPDA Antonia Hilapok melakukan olah TKP secara menyeluruh. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sekitar pukul 10.35 WIT, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Baca juga: Perlawanan Korban Gagalkan Begal di Waena, Pelaku Dilarikan ke RS

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa hasil awal di lokasi tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal akibat kondisi kesehatan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak medis,” ujarnya.

Pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta menelusuri identitas dan keluarga korban agar proses pemulasaraan dapat dilakukan secara layak.

Kapolsek Heram juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan foto maupun video korban di media sosial. Warga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan orang yang sakit atau membutuhkan pertolongan di ruang publik.

Kepolisian berharap kerja sama antara masyarakat dan aparat terus terjaga guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Perumnas III dan sekitarnya.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *