Pimpin Sertijab BPKAD Jayapura, Plt Sekda Dorong Tata Kelola Keuangan Lebih Tertib

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura yang baru, David W. Telenggen, S.IP., bersama pejabat lama, Hermanus Kensimai usai serah terima jabatan, Senin (26/1). 

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, ST.,MT., memimpin langsung serah terima jabatan (sertijab) pimpinan di lingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayapura, Senin (26/1/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor BPKAD Kabupaten Jayapura.

Sertijab ini menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus penguatan sistem pengelolaan keuangan dan aset daerah. Sejumlah pejabat struktural dan staf BPKAD turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Yusuf menegaskan bahwa BPKAD memegang peran strategis dalam pengelolaan keuangan daerah. Mulai dari pengelolaan aset, penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan, hingga pembinaan pengelola keuangan di seluruh OPD.

Ia meminta agar pergantian pimpinan ini mampu mendorong kinerja BPKAD semakin optimal, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan APBD tahun berjalan.

“Seluruh pengelolaan keuangan OPD harus segera dikonsolidasikan dan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku,” tegas Yusuf.

Selain itu, Yusuf juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah. Ia meminta bendahara OPD dan pejabat terkait menindaklanjuti hasil evaluasi Inspektorat sebagai upaya memperkuat sistem pengawasan internal.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura yang baru dilantik, David W. Telenggen, S.IP, menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh kebijakan Bupati Jayapura.

Baca juga: Angka Stunting Meningkat, Pemkab Jayapura Bergerak dengan Strategi Konvergensi

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat koordinasi internal serta membangun komunikasi dengan pejabat sebelumnya dan seluruh jajaran terkait.

“Kami diberikan amanah untuk mengamankan kebijakan Bupati. Karena itu, saya perlu mempelajari kondisi yang ada sebelum mengambil langkah-langkah lanjutan,” ujarnya.

David menegaskan, sesuai arahan Sekda, fokus utama BPKAD ke depan adalah penataan tata kelola keuangan daerah, terutama dalam hal pertanggungjawaban keuangan OPD.

Ia memastikan penataan tersebut bukan mengubah sistem yang sudah berjalan, melainkan menyempurnakan aspek yang masih lemah, termasuk administrasi keuangan dan optimalisasi penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *