Foto: Irfan | Tampak Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, M.KP., ketika membaca sambutan di acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Jayapura, Kamis (15/1), di Ponpes Nurul Anwar, Komba, Sentani.

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jayapura menggelar Lailatul Ijtima’ yang dirangkaikan dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Kamis (15/01), di Pondok Pesantren Nurul Anwar, Komba, Sentani.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan PCNU yang telah mengakar sebagai tradisi keagamaan dan sarana konsolidasi umat Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jayapura.
Bupati Jayapura melalui sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU dalam membina umat, mendidik santri, serta menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat.
Baca juga: FSP – ASN Jayapura Rayakan Natal, Wabup Haris Soroti Semangat dan Loyalitas Pensiunan
Pemerintah Kabupaten Jayapura, kata dia, memiliki misi mempersatukan perbedaan dan membangun masyarakat yang beriman, berkarakter, sejahtera, dan harmonis. Peran NU melalui dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Momentum Isra’ Mi’raj juga diharapkan menjadi ruang refleksi spiritual bagi umat Islam untuk memperkuat iman, meningkatkan akhlak, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik semata, tetapi harus diimbangi dengan pembangunan moral dan spiritual masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Jayapura, Haji Supardi, menjelaskan bahwa Lailatul Ijtima’ merupakan kegiatan rutin bulanan yang menjadi wadah silaturahmi, pembinaan umat, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Setiap satu bulan sekali kami melaksanakan Lailatul Ijtima’. Ini sudah menjadi bagian dari kultur Nahdlatul Ulama sejak lama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan kali ini dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj 1447 Hijriah serta menghadirkan kiai asal Pasuruan yang sedang melaksanakan safari dakwah, dengan Kabupaten Jayapura sebagai titik awal rangkaian dakwahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Haji Supardi berharap warga Nahdliyin dapat mengambil hikmah dan spirit keagamaan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi jajaran pengurus PCNU agar semakin optimal dalam menjalankan amanah organisasi.
Baca juga: Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026
“Kami selalu menekankan pentingnya mengambil nilai dan spirit dari setiap kegiatan keagamaan agar membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Terkait pelaksanaan muktamar, Haji Supardi menegaskan PCNU Kabupaten Jayapura tetap menunggu keputusan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta menghormati seluruh hasil muktamar.
“Siapapun yang menjadi mandataris muktamar adalah pimpinan yang sah dan wajib kami taati. Jika muktamar nasional digelar, unsur pengurus PCNU dipastikan hadir karena itu merupakan agenda penting organisasi,” tegasnya.
Laporan: M. Irfan

















