Foto: Andre | Tampak Musa Sombuk Anggota DPRP bersama Yakonias Wabrar, Ketua Dewan Adat Papua (DAP) di kantor sekretariat DAP, Kampkey Abepura, Sabtu (1/8).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Komitmen Anggota DPR Papua (DPRP) Kelompok Khusus dari wilayah adat Biak Numfor, Ir. Musa Yosep Sombuk, M.Si., dalam mendukung eksistensi lembaga adat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Ia menyerahkan bantuan berupa material bangunan untuk mendukung rehabilitasi Sekretariat Dewan Adat Papua (DAP) yang berlokasi di Kamkei, Abepura, Sabtu (1/8/2026).
Musa Sombuk mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moral sebagai wakil masyarakat adat di lembaga legislatif. Menurutnya, keberadaan sekretariat yang representatif sangat penting untuk menunjang aktivitas Dewan Adat Papua dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.
“Saya berada di kursi pengangkatan wilayah adat bukan sekadar menjalankan amanah, tetapi untuk memperjuangkan kebutuhan lembaga adat. Sekretariat ini adalah rumah bersama, tempat para tokoh adat merumuskan kebijakan, menyatukan sikap, dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Papua. Karena itu, fasilitasnya harus mendapat perhatian,” ujar Musa.

Baca juga: DAP dan Pemuda Adat Tegas Tolak Pencabutan Perdasi Dana Cadangan, Minta Gubernur Tarik Usulan
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan saat ini merupakan langkah awal. Ke depan, dirinya akan mendorong pembahasan bersama anggota DPRP Kelompok Khusus agar tersedia alokasi anggaran bagi peningkatan fasilitas Dewan Adat Papua melalui lembaga legislatif.
“Jangan sampai lembaga yang menjadi payung perjuangan hak ulayat dan nilai-nilai luhur masyarakat adat Papua justru terabaikan. Saya akan terus memperjuangkan agar pemerintah memberikan perhatian yang lebih proporsional. Bantuan ini memang masih sederhana, tetapi komitmen saya untuk memperkuat Dewan Adat Papua sangat besar,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Adat Papua Wilayah Tabi, Yakonias Wabrar, mengapresiasi kepedulian Musa Sombuk terhadap keberadaan Dewan Adat Papua. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian wakil rakyat terhadap lembaga adat yang selama ini berperan menjaga, melindungi, dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di Tanah Papua.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi para pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama memperkuat keberadaan lembaga adat melalui dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
Laporan: Andre Fonataba

















