Mukerwil GPdI Jayapura Selatan Tekankan Pentingnya Karakter Iman Jemaat

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Andre Fon / Sejumlah Hamba Tuhan GPdI di Wilayah Jayapura Selatan

Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Sembilan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di wilayah Jayapura Selatan menegaskan komitmen untuk memperkuat karakter iman jemaat dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) I yang berlangsung di GPdI Getsemani Hamadi Pantai, Kota Jayapura, Rabu (29/01/2025).

banner 325x300

Mengangkat tema Menjadi Jemaat GPdI yang Berkarakter Kristus dan Berdampak bagi Kota Jayapura, Mukerwil ini dihadiri oleh para pemimpin gereja setempat dan dibuka secara resmi oleh Perwakilan Ketua Majelis Daerah GPdI Papua, Pdt. Simson Dake, yang juga menjabat sebagai Staf Biro Penggembalaan GPdI Papua.

Dalam sambutannya, Pdt. Simson Dake menekankan bahwa perjalanan panjang pelayanan GPdI di Kota Jayapura telah melalui berbagai tantangan, tetapi tetap bertumbuh dan berkembang.

“GPdI di Kota Jayapura telah menghadapi banyak rintangan dalam pelayanannya. Namun, dengan ketekunan dan kesetiaan, kini jemaat GPdI telah berkembang pesat hingga ke berbagai pelosok kota,” ujarnya.

Sementara itu, Pdt. Robert Horik, Gembala GPdI Yerusalem Baru, berharap Mukerwil ini dapat menghasilkan program-program strategis yang meningkatkan mutu pelayanan gereja, terutama dalam membangun karakter para hamba Tuhan agar semakin siap menjalankan misi Kristus.

Foto: Andre Fon/ Suasana Mukerwil GPdI Japsel

“Jemaat harus terlebih dahulu bertumbuh dalam karakter Kristus. Dengan begitu, mereka dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas di Kota Jayapura,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pdt. Robert Horik, yang juga menjabat sebagai Pimpinan MRP Papua, mengingatkan agar gereja tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi lebih mengutamakan pertumbuhan rohani jemaat.

“Gereja tidak boleh hanya sibuk mendirikan bangunan tanpa membangun iman jemaat. Ketika jemaat memiliki kehidupan rohani yang kuat, pembangunan fisik akan mengikuti dengan sendirinya,” tegasnya.

Ia juga mendorong gereja-gereja di Kota Jayapura untuk terus menjalin kemitraan dengan pemerintah dalam membangun pembinaan dan pelayanan rohani bagi masyarakat.

“Liturgi dan tata gereja boleh berbeda, tetapi Tuhan yang kita sembah tetap sama. Mari kita bersinergi untuk menghadirkan kasih Tuhan bagi masyarakat Kota Jayapura,” pungkasnya.

Laporan: Andre Fon

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *