Foto: Sony | Tampak Matius D. Fakhiri, SIK,. MH., berikan keterangan pers, usai mendaftar sebagai bakal Calon Ketua KONI Papua di Suni Hotel, Abepura, Kamis (4/6).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Papua periode 2026–2030 di Kantor KONI Papua, Kota Jayapura, Kamis (4/6/2026).
Pendaftaran orang nomor satu di Papua itu mendapat dukungan kuat dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara. Dukungan tersebut bahkan telah melampaui batas minimal persyaratan pencalonan, sehingga seluruh berkas yang diajukan dinyatakan lengkap dan diterima oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Papua.
Baca juga: Musorprov KONI Papua Digelar Juni 2026, Persiapan PON XXII dan Perebutan Kursi Ketua Mulai Memanas
Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan, Hengki Sawaki, mengungkapkan bahwa sejak tahapan pendaftaran dibuka pada 1 Juni 2026, baru Matius Fakhiri yang secara resmi mengembalikan formulir dan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI Papua.
“Hingga hari ini, baru satu calon yang mendaftar, yaitu Bapak Matius D. Fakhiri. Beliau memperoleh dukungan dari cabang-cabang olahraga sesuai ketentuan yang berlaku dan telah memenuhi seluruh persyaratan pencalonan,” kata Hengki dalam konferensi pers.
Menurutnya, dengan dukungan yang telah dikantongi tersebut, peluang Matius Fakhiri untuk maju sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua terbuka sangat besar.
Hengki menilai KONI Papua membutuhkan figur pemimpin yang mampu membangun kembali sistem pembinaan olahraga prestasi secara terarah dan berkelanjutan. Hal itu penting agar Papua dapat kembali melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Sudah saatnya KONI Papua memiliki kepemimpinan baru yang mampu menggerakkan organisasi dan pembinaan olahraga secara lebih baik. Papua memiliki potensi atlet yang besar dan harus kembali menjadi kekuatan olahraga nasional,” ujarnya.
Pencalonan Matius Fakhiri diharapkan membawa energi baru bagi dunia olahraga Papua, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat tata kelola organisasi olahraga, serta mengembalikan kejayaan Papua sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi di Indonesia.
Sementara itu, Panitia Penjaringan dan Penyaringan secara resmi menutup tahapan pendaftaran calon Ketua Umum KONI Papua. Selanjutnya, agenda akan berlanjut pada pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 5–6 Juni 2026, di Hotel Sunny Abepura, Kota Jayapura.
Musorprov tersebut akan dihadiri pengurus KONI kabupaten/kota, cabang olahraga, serta perwakilan Pengurus Pusat KONI yang datang langsung dari Jakarta untuk mengawal jalannya sidang organisasi dan proses pemilihan kepengurusan baru KONI Papua periode 2026–2030.
Laporan: Sonny Rumainum

















