Foto: Sony | Tampak William Hamadi, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Abepura.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Negeri 1 (SMANSA 414) Kota Jayapura sudah kebanjiran peminat. Jumlah pendaftar tercatat mencapai sekitar 800 calon siswa, sementara kuota yang tersedia hanya 432 orang.
Tingginya angka pendaftaran tersebut menunjukkan bahwa SMAN 1 Kota Jayapura masih menjadi salah satu sekolah favorit yang paling diminati masyarakat di Kota Jayapura. Namun, keterbatasan daya tampung membuat ratusan pendaftar berpotensi tidak lolos seleksi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Kota Jayapura, William J. Hamadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah telah resmi membuka pendaftaran sesuai jadwal yang ditetapkan Dinas Pendidikan.
“Kami SMA Negeri 1 Kota Jayapura telah membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Hingga hari kedua, jumlah pendaftar sudah mencapai sekitar 800 orang,” ujar William saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).
Menurut William, kuota penerimaan tahun ini tetap berjumlah 432 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas masing-masing kelas sebanyak 36 siswa.
“Tahun ini kami hanya menerima 432 siswa sesuai kuota yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Jayapura. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, namun kami tetap harus berpedoman pada kuota yang diberikan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Jalur penerimaan meliputi zonasi, afirmasi, prestasi, dan mutasi sesuai persentase yang berlaku.
“Semua tahapan seleksi akan berjalan sesuai aturan. Kami tidak bisa menambah kuota karena jumlah yang diterima sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura,” tegas William.
Baca juga: Orangtua Terbebani Biaya Masuk Sekolah? Ini Respon Tegas Wabup Jayapura
Pihak sekolah juga meminta para orang tua dan calon peserta didik memahami keterbatasan daya tampung yang dimiliki SMAN 1 Kota Jayapura. Meskipun banyak pendaftar memenuhi syarat administrasi, tidak semuanya dapat diterima karena keterbatasan ruang belajar.
“Kami berharap orang tua dapat memahami kondisi ini. Daya tampung sekolah terbatas sehingga penerimaan harus dilakukan sesuai kuota dan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Hamadi menambahkan, masih banyak sekolah negeri lain di Kota Jayapura yang membuka PPDB tahun ajaran 2026/2027, baik SMA, SMK maupun SMAKOR. Karena itu, siswa yang nantinya belum diterima di SMAN 1 tetap memiliki peluang melanjutkan pendidikan di sekolah negeri lainnya.
“Kami hanya memiliki 12 ruang kelas sehingga kapasitas penerimaan sangat terbatas. Kami berharap anak-anak Papua maupun non-Papua yang belum diterima di SMAN 1 dapat memanfaatkan kesempatan mendaftar di sekolah negeri lainnya yang masih membuka penerimaan siswa baru,” tutupnya.
Laporan: Sonny Rumainum

















