Orangtua Terbebani Biaya Masuk Sekolah? Ini Respon Tegas Wabup Jayapura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH.

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., menegaskan bahwa proses penerimaan siswa baru (SPMB) di Kabupaten Jayapura untuk tahun ajaran 2025/2026 harus dijalankan secara manusiawi, tanpa membebani orang tua dengan pungutan yang tidak masuk akal.

banner 325x300

Penegasan ini disampaikan usai pertemuan dengan para kepala sekolah dari jenjang TK hingga SMA/SMK, serta pimpinan yayasan pendidikan se-Kabupaten Jayapura, yang digelar di SMP Negeri 2 Sentani, Kamis (19/6).

“Silakan jika memang ada pungutan, tapi jangan yang menyulitkan masyarakat. Jangan sampai ada orang tua yang merasa dipaksa atau tidak sanggup membayar lalu anaknya ditolak. Itu tidak manusiawi,” ujar Haris dengan nada tegas.

Ia menekankan pentingnya empati dan keadilan dalam proses pendaftaran siswa baru. Sekolah, menurutnya, tidak boleh mengabaikan calon murid hanya karena ketidaksempurnaan administrasi atau kekurangan biaya.

“Kalau ada orang tua datang bawa anaknya tapi uang pendaftarannya kurang, jangan langsung ditolak. Jangan juga ada praktik amplop di bawah meja. Kalau saya temukan hal semacam itu, saya tidak akan ragu melapor ke Bupati agar kepala sekolah yang bersangkutan diganti,” katanya.

Lebih lanjut, Haris menambahkan bahwa sistem pendidikan di Kabupaten Jayapura sedang dibangun untuk menjamin transparansi dan keadilan. Karena itu, ia berharap seluruh pihak, baik sekolah maupun masyarakat, turut menjaga integritas dalam proses pendidikan.

“Kita sudah bangun sistem yang baik, tinggal bagaimana semua pihak menjalankannya dengan tanggung jawab. Masyarakat juga harus makin cerdas menyikapi berbagai proses ini,” tutupnya.

Laporan: M. IIrfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *