Komisi Yudisial Soroti Bupati Yahukimo, Minta Presiden Tindak Ketidakpatuhan Hukum

Spread the love

Foto: istimewa | Koordinator Penghubung Komisi Yudisial Wilayah Papua Dr. Methodius Kossay, SH., M.Hum.,

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua menegaskan agar seluruh kepala daerah di Tanah Papua menghormati dan melaksanakan setiap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Imbauan itu disampaikan menyusul laporan masyarakat terkait dugaan pengabaian putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura oleh Bupati Yahukimo.

Kasus tersebut melibatkan 139 kepala kampung di Yahukimo yang memenangkan gugatan terhadap pemerintah daerah, namun hingga kini keputusan pengadilan itu belum dijalankan.

Koordinator Penghubung KY Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, SH., M.Hum, menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjadi teladan dalam menegakkan supremasi hukum.

“Kepala daerah harus menjadi contoh dalam menaati hukum, bukan justru melanggarnya. Putusan PTUN Jayapura yang sudah inkrah adalah perintah hukum yang wajib dilaksanakan. Mengabaikannya sama saja melemahkan wibawa peradilan dan mencederai prinsip negara hukum,” tegas Kossay, Kamis (30/10).

Ia menambahkan, pejabat publik yang tidak melaksanakan putusan pengadilan dapat dikenai sanksi administratif, etik, bahkan pidana.

“Negara ini berdiri di atas hukum, bukan kekuasaan. Bila kepala daerah mengabaikan hukum, itu preseden buruk bagi masyarakat. Tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum,” ujarnya.

Sebagai lembaga penjaga kehormatan hakim, KY Papua menyatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus Yahukimo secara serius. KY juga berkomitmen memantau potensi intervensi eksekutif terhadap keputusan yudikatif.

“Kami berkomitmen menjaga wibawa lembaga peradilan. Mengabaikan putusan pengadilan berarti melanggar prinsip keadilan. Supremasi hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” kata Kossay.

Ia berharap kasus Yahukimo menjadi pelajaran bagi seluruh kepala daerah di Papua agar memperkuat budaya hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pemimpin yang baik bukan hanya kuat secara politik, tapi juga tunduk pada hukum. Kepatuhan terhadap hukum adalah ukuran sejati kepemimpinan,” tambahnya.

Kossay juga mendorong sinergi antara kepala daerah dan lembaga penegak hukum seperti KY, Ombudsman, Kejaksaan, dan KPK guna memperkuat integritas pemerintahan daerah.

“Presiden sebagai kepala pemerintahan juga memiliki tanggung jawab memastikan seluruh kepala daerah patuh terhadap keputusan pengadilan,” tutupnya.

Laporan: M. Irfan

Related Posts

“Tersangka Penipuan di Jayapura Diserahkan ke Kejaksaan Usai Berkas Lengkap”

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak penyidik Satreskrim Polres Jayapura menyerahkan tersangka AF kepada Kejaksaan, diterima jaksa penuntut umum. Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura resmi menyerahkan…

“Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Jayapura Resmi Diserahkan ke Kejaksaan”

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak aparat kepolisian Polres Jayapura menyerahkan tersangka EDBM kepada jaksa penuntut umum, Senin (8/12). Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Kepolisian Resor (Polres) Jayapura melalui Satuan Reserse Kriminal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

“PAD Bocor Bertahun-tahun, Wabup Jayapura Siap Tindak Temuan Pansus”

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

DPRK Jayapura Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Sawit dan Audit Total Perizinan

Terbongkar! Puluhan Perusahaan Sawit Operasi di Tanah Adat Tanpa Persetujuan

Terbongkar! Puluhan Perusahaan Sawit Operasi di Tanah Adat Tanpa Persetujuan

Lestarikan Budaya, Wabup Jayapura Wajibkan Lagu Daerah di Semua Acara Pemerintah

Lestarikan Budaya, Wabup Jayapura Wajibkan Lagu Daerah di Semua Acara Pemerintah

Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua Dibuka, Identitas Budaya Jadi Agenda Utama

Musda V Dewan Kesenian Tanah Papua Dibuka, Identitas Budaya Jadi Agenda Utama

Pemuda Papua Serukan Jayapura Tetap Damai Jelang Hari HAM dan Natal 2025

Pemuda Papua Serukan Jayapura Tetap Damai Jelang Hari HAM dan Natal 2025