Dok JMF/ Pencabutan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Mamberamo raya 2024
Kasonaweja, jurnalmamberamofoja.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamberamo Raya, Barnabas Dude, menekankan pentingnya sportivitas dan kedewasaan politik kepada empat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung pada Pilkada serentak, Rabu, 27 November 2024.
Barnabas mengingatkan para paslon untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, baik kemenangan maupun kekalahan, demi menjaga stabilitas politik dan persatuan masyarakat Mamberamo Raya.
“Saya mengimbau kepada semua paslon untuk tetap komit menjaga suasana demokratis, aman, dan damai selama proses pemilihan. Semua harus siap menang dan siap kalah,” tegas Barnabas dalam keterangannya, Senin (25/11/2024) malam.
Hingga H-2 Pilkada, pendistribusian logistik telah menjangkau enam distrik menggunakan jalur sungai dan laut, termasuk Mamberamo Hulu, Rooufaer, Mamberamo Hilir, Sawai, Benuki, dan Waropen Atas.
Barnabas Dude menjelaskan bahwa tiga distrik dengan medan yang sulit, seperti Roufaer (kampung Fona), Benuki (kampung Teuw), dan Mamberamo Tengah (kampung Babija, Swasakwesar, dan Metaweja), akan didistribusikan pada H-1 menggunakan helikopter. Selain itu, Distrik Mamberamo Tengah Timur, yang mencakup tujuh kampung dan 14 TPS, sepenuhnya membutuhkan transportasi udara.
“Kampung-kampung di sekitar ibu kota kabupaten, seperti Anggreso, Kasonaweja, Namunaweja, Danau Bira, Murmarei, dan Kwerba, akan didistribusi pada H-1. KPU berharap seluruh proses distribusi logistik berjalan lancar dan tepat waktu,” ujarnya.
Selain menyoroti logistik, Barnabas juga menyerukan kepada masyarakat Mamberamo Raya agar berpartisipasi aktif dalam Pilkada dengan menggunakan hak pilih secara bijak. Ia meminta seluruh masyarakat dari “air menetes hingga ombak pecah, dari Nadofuai sampai Apawer” untuk datang ke TPS pada 27 November 2024.

“Siapa pun yang terpilih di antara empat paslon ini akan menjadi pemimpin untuk semua masyarakat Mamberamo Raya. Gunakan hak pilih sesuai hati nurani,” pesan Barnabas.
Ia juga mengingatkan para paslon dan tim sukses untuk menghindari pelanggaran seperti politik uang, ujaran kebencian, dan provokasi yang dapat memecah belah masyarakat. “Pilkada bukan hanya soal kemenangan, tetapi bagaimana kita menjaga persatuan dan kedamaian di Mamberamo Raya pasca-pemilu,” tutup Barnabas.
(NAPY)









