Jorgen Tawane : Harus Diingat Bahwa Mamberamo Raya Untuk Orang Mamberamo

Dok ist/ Jorgen Tawane bersama mahasiswa asal kabupaten Mamberamo Raya di Asrama Perumnas 1 Waena, Senin, (9/9).
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Dok ist/ Jorgen Tawane bersama mahasiswa asal kabupaten Mamberamo Raya di Asrama Perumnas 1 Waena, Senin, (9/9).

Jurnal Mamberamo Foja, Jayapura – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di bulan November nanti, tahapannya sedang berlangsung sekarang yaitu proses pemeriksaan kesehatan bakal calon kepala daerah.

banner 325x300

Demikian juga di kabupaten Mamberamo Raya, dimana sudah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak empat pasangan bakal calon kepala daerah, yakni Ever Mudumi – Mada Rumaikewi, Alfons Sesa – Yakobus Britay, Roby Rumansara – Keven Totouw, dan Mathius Fuyeri – Dius Enumbi, saat ini lagi menunggu hasil pemeriksaan kesehatan.

Situasi ini membuat Jorgen Tawane mewakili sejumlah Mahasiswa kabupaten Mamberamo Raya di Kota Studi Jayapura angkat bicara dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan sebanyak 4 poin.

“kami bersama rekan-rekan mahasiswa asal kabupaten dengan julukan “mecom cirimo ecipiri punumate” harap agar menjadi perhatian semua kita menyikapi proses pilkada serentak yang sedang berlangsung saat ini,” jelas Jorgen dalam pesan singkat lewat media sosial kepada jurnal.

1. Kami mahasiswa kabupaten Mamberamo Raya mengucapkan selamat kepada para bakal calon yang sudah mendaftar sebagai calon bupati dan calon wakil bupati periode 2024-2029 kedepan.

2. Kami mahasiswa menghimbau kepada masyarakat dari air manetes sampai ombak picah yang hidup di bawah bandar kayu dan pesisir sungai Mamberamo. Harus di ingat bahwa Mamberamo Raya untuk orang Mamberamo,

3. Kami harap semoga pilkada kali ini berjalan damai, aman dan tentunya melahirkan pemimpin yang bisa mencintai rakyat.

4. Dengan itu kami mahasiswa minta kepada semua masyarakat dari kampung Yoke sampai Nadofuai supaya bergandengan tangan untuk mendorong orang nomor satu di daerah Mamberamo Raya, agar bisa bekerja dan memperhatikan negeri seribu misteri dan sejuta harapan lebih baik kedepan.

Menurut Jorgen “kita jangan tinggal diam, tetapi mari kita mengikuti proses demokrasi ini, agar melihat figur terbaik yang dianggap layak untuk menahkodai kabupaten ini 5 tahun kedepan.”

Demikian empat poin penyataan sikap yang disampaikan oleh sejumlah mahasiswa di lingkungan asrama Mamberamo Raya di Perumnas I Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura itu, Senin (9/9) siang. (RH)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *