Foto: Irfan / Nampak Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku bersama panitia pelaksana usai pelantikan Panitia Konferensi III PGGJ, (7/4).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP), Uskup Mgr. Dr. Yanuarius Theopilus Matopai You, secara resmi melantik Panitia Pelaksana Konferensi III Persekutuan Gereja-Gereja di Jayapura (PGGJ) Kabupaten Jayapura.
Prosesi pelantikan berlangsung dalam sebuah ibadah di GKII Jemaat Waliphu Sentani, Klasis Dafonsoro, BTN Puskopad Jalur 8, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin, 7 April 2025.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, didapuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Pelantikan ini menjadi titik awal dimulainya persiapan Konferensi III PGGJ yang akan digelar pada 30 April hingga 2 Mei 2025.
Kepada wartawan, Sekretaris Panitia, Pdt. Jack Judzoon Puraro, S.PAK., M.Si., menyampaikan pentingnya semangat kerja sama dan kesatuan dalam menyukseskan agenda gerejawi ini.
“Hari ini telah dilakukan pelantikan panitia oleh Uskup Yanuarius selaku Ketua PGGP Papua. Panitia akan mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan Konferensi III PGGJ yang pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap, yakni pra-konferensi pada 30 April dan konferensi utama pada 1-2 Mei 2025,” terang Jack Puraro.
Ia menjelaskan, pada pra-konferensi nanti akan dibahas dan dimatangkan materi konferensi, termasuk tata tertib, anggaran dasar dan rumah tangga organisasi. Seluruh hasil tersebut akan disahkan dalam pleno konferensi.
Pelantikan panitia ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan gereja dari berbagai denominasi serta tokoh gereja di Kabupaten Jayapura. Kehadiran mereka mencerminkan semangat rekonsiliasi dan persatuan, menyusul selesainya dualisme kepengurusan PGGJ yang selama ini terjadi.
“Dualisme pengurus PGGJ kini telah diselesaikan melalui rapat rekonsiliasi pada 29 Maret 2025 di Hotel Horex Sentani, yang diinisiasi oleh Wakil Bupati Haris Richard Yocku. Kedua kubu, yakni pimpinan lama Pdt. Joop Suebu dan Pdt. Naftali Modouw, telah sepakat untuk bersatu dan menandatangani surat kesepahaman,” ujar Jack.
Ia menambahkan, pelantikan panitia ini menjadi simbol penyatuan visi gereja dalam mendukung pembangunan daerah. Panitia berharap seluruh elemen gereja dapat bersatu demi suksesnya konferensi dan pembangunan Kabupaten Jayapura.
“Kami ingin seluruh kekuatan gereja terkonsolidasi. Gereja bukan hanya tempat ibadah, tapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” tuturnya.
Panitia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk moril maupun anggaran, guna mendukung kelancaran kegiatan konferensi.
“Kami menyadari adanya keterbatasan anggaran akibat refocusing. Namun, kami tetap berharap ada dukungan dana dari pemerintah untuk membantu panitia. Selain dana dari internal panitia dan donatur, kami juga masih membuka ruang dukungan dari pihak lain,“ kata Jack yang juga Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura) dan Ketua Perserosi Kabupaten Jayapura.
Laporan: Irfan












