Foto: istimewa / Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH, MH, berfoto bersama Forum ASN Kabupaten Jayapura usai pertemuan di Ruang Kerja Bupati, Senin (5/5/25).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Forum Aparatur Sipil Negara (F-ASN) Kabupaten Jayapura menggelar pertemuan dengan Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH, MH, guna menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kesejahteraan dan dinamika birokrasi ASN. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Bupati, Senin (5/5/2025).
Ketua F-ASN Kabupaten Jayapura, Jack Puraro, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bupati menerima langsung perwakilan ASN untuk berdialog terbuka.
Menurutnya, respons cepat dan komunikasi yang terbuka menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap kondisi para ASN di daerah.
“Bapak Bupati merespons cepat permintaan pertemuan, dan ini kami nilai sebagai bentuk kepedulian terhadap ASN,” kata Jack usai pertemuan.
Dalam dialog tersebut, Forum ASN menyampaikan dua isu utama, yakni pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2024 dan 2025, serta kebijakan rotasi jabatan yang belakangan berlangsung di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurut Jack, Bupati menjelaskan bahwa rotasi jabatan adalah bagian dari penyegaran birokrasi yang wajar dan dilakukan secara proporsional.
Ia mengimbau para ASN untuk tetap fokus menjalankan tugas serta tidak terpengaruh oleh dinamika mutasi yang terjadi.
“Beliau menjelaskan bahwa rotasi adalah hal normal, dan dilakukan sesuai kebutuhan organisasi. Kami minta ASN tetap tenang dan bekerja seperti biasa,” ucapnya.
Terkait TPP, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah saat ini sedang melakukan penataan ulang sistem administrasi dan keuangan. Meski baru sebulan menjabat, Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen memperjuangkan agar hak-hak ASN tetap terpenuhi.
“Pak Bupati menyatakan bahwa TPP pasti dibayarkan, hanya saja prosesnya membutuhkan pembenahan manajemen terlebih dahulu,” jelas Jack.
Ia juga menyebut bahwa kondisi keuangan daerah saat ini cukup berat akibat beban pinjaman dari periode sebelumnya. Namun, ia optimistis perbaikan sistem yang tengah dilakukan pemerintah akan berdampak positif ke depan.
“Kami memahami situasinya. Bupati dan Wakil Bupati sedang membenahi sistem agar pengelolaan keuangan daerah lebih sehat,” tutup Jack.
Laporan: Irfan

















