Foto: Sony | Tampak Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.A.P., Ketua FGM-GKI dan jajaran bersama Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., usai pelantikan di Graha Dara.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Generasi Muda (FGM) GKI di Tanah Papua di Gedung Graha Sara, Argapura, Kota Jayapura, Rabu (20/5/2026).
Pelantikan tersebut menjadi tindak lanjut dari Kongres Luar Biasa FGM yang sebelumnya menetapkan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Petronela Krenak sebagai Ketua DPP FGM GKI di Tanah Papua.
Wakil Sekretaris Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Handry W.D. Kakiay mengatakan, Forum Generasi Muda dibentuk sebagai wadah strategis gereja untuk mempersiapkan generasi muda Papua agar mampu terlibat aktif dalam pemerintahan, politik, serta pelayanan publik.
Baca juga: Resmi Bergerak, FGM GKI Papua Mulai Konsolidasi: Petronella Krenak Terima Kunonya Sekretariat Baru
Menurutnya, gereja memang tidak terlibat dalam politik praktis, namun memiliki tanggung jawab moral untuk menyiapkan kader-kader muda terbaik yang nantinya dapat mengabdi di ruang legislatif maupun eksekutif.
“FGM hadir sebagai sarana pembinaan generasi muda gereja agar memiliki kapasitas dan kesiapan dalam berkontribusi terhadap pembangunan di Tanah Papua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya FGM telah melaksanakan kongres di Raja Ampat serta Kongres Luar Biasa yang membahas penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sekaligus memilih badan pengurus pusat yang baru.
Pdt. Handry berharap kepengurusan baru dapat mengaktifkan kembali struktur organisasi FGM hingga tingkat cabang, ranting, klasis, dan wilayah pelayanan GKI di seluruh Tanah Papua.
Selain agenda pelantikan, pengurus baru juga mulai mempersiapkan rapat kerja organisasi yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 di Klasis Bintuni, Papua Barat.
Ketua DPP FGM GKI di Tanah Papua, Petronela Krenak, menegaskan pihaknya akan segera membangun koordinasi bersama seluruh pengurus di kabupaten dan kota se-Tanah Papua guna menyiapkan perangkat kerja organisasi serta program-program prioritas tahun 2027.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami akan merangkul seluruh generasi muda Papua melalui pemuda gereja dan Persekutuan Anggota Muda dari 60 klasis di Tanah Papua untuk bersama-sama mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia menambahkan, rapat kerja perdana di Klasis Bintuni nantinya akan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah program kerja FGM GKI di Tanah Papua ke depan.
Laporan: Sonny Rumainum

















