Foto: Willy | Calon Gubernur Papua nomor urut 2 Mathius .D. Fakhiri foto bersama massa pendukung usai melakukan kampanye terbuka di Mamberamo Raya senin (30/6).
Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus mendatang, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya, Elias Basutey, S.Pd., mengingatkan seluruh pihak agar tidak mencampuradukkan agama dengan urusan politik. Hal itu disampaikannya saat berorasi dalam kampanye terbuka pasangan calon nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri–Aryoko Rumaropen (MARYO), di Lapangan Burmeso, Senin (30/6).
Dalam orasinya, Elias menegaskan bahwa rumah ibadah harus tetap menjadi tempat suci yang bebas dari kepentingan politik praktis.
“Gereja tetap gereja, politik tetap politik. Jangan jadikan mimbar sebagai alat kampanye,” ujarnya di hadapan ratusan pendukung yang memadati lokasi kampanye.

Basutey menilai, jika agama dimanfaatkan untuk kepentingan politik, maka masyarakat bisa terbelah dan persatuan yang selama ini terjaga akan terancam.
“Mari kita jaga kedamaian, terutama di tanah Mamberamo Raya. Jangan bawa hal-hal sensitif seperti agama ke dalam kontestasi politik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Elias menyoroti keunggulan pasangan MARYO yang menurutnya didukung oleh 16 partai politik besar yang memiliki representasi di tingkat nasional. Ia menyebut bahwa keberadaan kader-kader partai pendukung di DPR RI maupun di kursi kementerian dalam Kabinet Prabowo–Gibran akan mempermudah akses anggaran dan program pusat ke daerah.
“Jangan ragu memilih MARYO. Dari Nadofuai sampai Yoke, dari air menetes sampai ombak pecah, saya tegaskan bahwa pasangan ini sudah komitmen membangun Mamberamo Raya. Anggaran pusat dan provinsi akan lebih mudah masuk karena dukungan partai koalisi yang solid, baik di DPRP, DPR RI, maupun kementerian,” ujarnya.
Sebagai Ketua DPRK Mamberamo Raya, Elias juga menitipkan harapan kepada pasangan MARYO agar apabila terpilih dan dilantik, dapat memberi ruang kepada putra-putri terbaik Mamberamo Raya untuk mengisi jabatan-jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, khususnya pada jabatan eselon II, III, dan IV di Dok II Jayapura.
Pesan itu pun disambut tepuk tangan meriah dari para pendukung yang hadir dalam kampanye terbuka tersebut. Elias turut mengimbau seluruh tim pemenangan dan simpatisan agar mengedepankan kampanye damai dan bermartabat.
“Saya ajak kita semua berkampanye dengan santun. Jangan sentuh isu-isu sensitif seperti agama, suku, atau ras. Kita ingin menang secara terhormat, bukan dengan memecah belah rakyat,” tegasnya.

Kampanye terbuka pasangan MARYO di Burmeso merupakan bagian dari rangkaian kampanye tour Saireri, setelah sebelumnya pasangan ini mengunjungi Kabupaten Sarmi, dan dijadwalkan melanjutkan ke Waropen, Kepulauan Yapen, Biak Numfor, dan Supiori.
Laporan: Willy Awek

















