(CAPTION FOTO): Suasana deklarasi dukungan para Ondofolo ke Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura nomor urut 4, John Manangsang Wally-Daniel Mebri (JODA), di Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Sabtu, (5/10).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Para Ondofolo yang ada di Sentani Timur, Sentani Tengah, Waibhu dan Moy secara kompak menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura nomor urut 4, Dr. Yohannis Manangsang Wally-Daniel Mebri dalam Pilkada Kabupaten Jayapura pada 27 November 2024 mendatang.
Deklarasi dukungan ini dilakukan dalam acara kampanye di Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 5 Oktober 2024, yang dihadiri sejumlah tokoh adat dan masyarakat yang menilai Paslon dengan jargon Jayapura Emas 2030 ini memiliki komitmen dan keberpihakan yang kuat terhadap pemberdayaan dan pelestarian adat, serta peningkatan ekonomi rakyat.
Selain deklarasi dukungan dari para Ondofolo, juga ada deklarasi dukungan dari warga Nusantara yang tergabung dalam Relawan Nusantara (Renusa).
Deklarasi dukungan dari para Ondofolo ini disampaikan langsung oleh Ketua Peradilan Adat Suku Sentani pada Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Jacob Fiobetauw.
Jacob Fiobetauw yang juga Ondofolo Kampung Puay ini dalam pidatonya menyampaikan dengan tegas, hari Sabtu, tanggal 5 Oktober 2024 ini di imbau kepada seluruh masyarakat adat Suku Sentani dan juga seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura pada 27 November 2024 nanti diharapkan untuk mencoblos paslon nomor urut 4, yakni Dr. Yohannis Manangsang Wally dan Daniel Mebri.
Demikian perintah dari pihaknya sebagai Ondofolo selaku Raja-raja bumi yang mengatur seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura,” katanya yang juga Ondo Jack Fiobetauw sapaan akrabnya disela-sela kampanye terbatas paslon Jayapura Emas, Dr. Yohannis Manangsang Wally – Daniel Mebri, di Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Sabtu, 05 Oktober 2024.
“Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan kepada seluruh masyarakat adat Sentani dan seluruh masyarakat dari berbagai suku yang ada di atas wilayah adat Sentani agar mendengar dan melaksanakan apa imbauan yang sudah kami berikan ini. Supaya ke depannya itu menjadi kebersamaan kita dan kami punya kewajiban dan tanggung jawab untuk memelihara semuanya,” papar Ondo Jack Fiobetauw.
Lanjutnya, kata Ondofolo Kampung Puay ini, karena di Kabupaten Jayapura ini sudah menjadi rumah bersama untuk seluruh manusia yang berdomisili di tempat ini, baik dari provinsi Papua sendiri maupun suku-suku lain seperti Serui, Biak, Manokwari, Merauke, Laapago dan Meepago maupun seluruh warga Nusantara. Baik itu, dari Sumetera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara di manapun mereka berada yang berdomisili di Kabupaten Jayapura khususnya di wilayah adat suku Sentani,” tukas Ondo Jack Fiobetauw. (Fan)










