Dukung MDF Sebagai Gubernur Papua, Ini Kata Hengky Jokhu

Spread the love

(CAPTION FOTO): Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Hiskia Jokhu

Jurnal Mamberamo Foja, Sentani – “Maka itu, bapak lihat pak MDF (Mathius Derek Fakhiri) yang merupakan jenderal berbintang tiga ini memungkinkan untuk (melakukan) perubahan yang terjadi di Tanah Papua ini. Itu sangat memungkinkan, artinya dengan seorang jenderal berbintang tiga ini punya akses kemana-mana. Baik itu, akses ke TNI, akses ke Polri maupun akses ke pemerintahan, yang bisa memberikan komando dari pusat sampai ke daerah (provinsi hingga ke kabupaten/kota),” penilaian ini disampaikan oleh Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Hiskia Jokhu di Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Hengky Jokhu sapaan akrabnya menegaskan, bahwa itu yang akan membuat masyarakat semakin bergeliat (melihat) bahkan ikut berpartisipasi dalam percepatan pembangunan.

“Dan, itu yang sebenarnya di harapkan oleh pemerintah pusat. Jadi, kita jangan terlalu banyak mengeluh atau semacam mengemis, oh kita di Papua begini dan begitu. Padahal dana atau anggaran yang di berikan itu terlalu besar kepada kita di Provinsi Papua. Harus jujur kita mengakui itu, karena terlalu besar dana yang di kucurkan ke Provinsi Papua dengan populasi penduduk yang jumlahnya sedikit ini di Papua mendapat dana yang begitu luar biasa,” ujarnya, Selasa, 17 September 2024 malam.

“Tetapi, masyarakat Papua hidup dengan berbagai euforia dan berbagai keluhan itu, maka orang harus bertanya kenapa bisa begitu. Kalau pepatah Yahudi bilang, orang sakit makan ayam itu hanya dua kemungkinan, yaitu orangnya sakit hampir mati. Sedangkan, orang miskin makan ayam hanya dua kemungkinan, yakni orangnya sakit dan mau mati minta makan ayam atau ayamnya yang sakit,” ucapnya.

“Itu sebagai pandangan, karena di Papua banyak orang yang mengeluh itu hanya dua kemungkinan. Kamu tidak mampu atau pejabatnya yang sangat korup hanya itu. Dan, pers tentunya tau bagaimana reaktif dalam setahun berjalan otonomi khusus (Otsus) dengan dana yang melimpah tersebut,” sambungnya.

Dok ist/ Mathius. Derek Fakhiri Bacagup Papua bersama senior Partai Golkar Jhon Ibo, dalam kunjungannya di pesisir danau Sentani.

Selain itu, Hengky Jokhu menambahkan, “Jika kita tetap hidup dalam kemiskinan ini dengan pola yang sama, maka orang barat (kulit putih Australia) bilang bahwa kita bisa membawa mereka keluar dari dalam hutan, tetapi sifat hutannya tidak bisa keluar dari diri mereka sendiri,”.

“Ini yang banyak terjadi, bisa bicara euforia kita harus begini dan kita harus begitu, tetapi tidak mampu berubah. Padahal pemerintah sudah memberikan regulasi dengan kasi uang untuk kamu berubah. Namun nyatanya di Papua sampai hari ini kemiskinan masih saja merata dan itu harus di perhatikan dengan baik oleh gubernur terkhususnya bupati/walikota. Hal ini harus cepat menterjemahkan dan melaksanakan kebijakan-kebijakan,” beber mantan Ketua Kadin Kabupaten Jayapura ini. (Fan)

Related Posts

Tujuh Aturan Penting Disahkan DPR Papua, OAP dan Otsus Jadi Sorotan

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Pimpinan DPR Papua Waket I Herlin Beatrix Monim, SE., MM., menyerahkan Dokumen Penetapan Perdasus dan Perdasi kepada Wagub Papua Aryoko AF Rumaropen, SP., M.Eng…

Refleksi Akhir 2025, BTM Ajak Masyarakat Papua Merawat Harapan dan Persatuan

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Dr. Benhur Tomi Mano, MM, Tokoh Papua Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Menjelang berakhirnya Tahun 2025 dan memasuki Tahun Baru 2026, tokoh Papua, Dr. Drs. Benhur…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani