Foto: Andre | Tampak Mananwir Byak Sub Tabi, Dorus Awom ketika memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Utara terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat adat di Wilayah Adat Tabi dan Saireri.
Dukungan tersebut datang dari tokoh adat, pemuda, hingga pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP). Mereka menilai pembentukan Provinsi Papua Utara penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat.
Kepala Suku Biak Tanah Tabi sekaligus Tokoh Adat Mananwir Byak Sup Tabi, Dorus Awom, menegaskan bahwa Pemerintah Pusat harus memberikan perhatian dan perlakuan yang adil terhadap seluruh masyarakat adat di Tanah Papua.
Pernyataan itu disampaikan Dorus saat menyerahkan dokumen aspirasi pemekaran Kabupaten Napan Swandiwe dan Numfor kepada Anggota DPR RI di Kantor Gubernur Papua beberapa waktu lalu.
“Pemerintah Pusat harus bersikap adil kepada seluruh masyarakat adat di Tanah Papua. Oleh karena itu, pemekaran DOB Provinsi Papua Utara harus segera diwujudkan, agar wilayah kabupaten kami juga dapat dimekarkan demi kesejahteraan masyarakat adat,” tegas Dorus.
Baca juga: MRP Tegaskan Dukungan Papua Utara: “Ini Soal Keadilan bagi Saireri”
Ia juga mengajak seluruh kepala daerah, Anggota DPRP, DPRK, serta anggota MRP asal Wilayah Adat Saireri untuk bersatu dan mengambil peran aktif dalam memperjuangkan percepatan pembentukan Provinsi Papua Utara.
Menurut Dorus, soliditas seluruh pemangku kepentingan menjadi penting agar aspirasi masyarakat adat dapat diperjuangkan secara bersama dan memiliki kekuatan yang lebih besar di tingkat pusat.

Sementara itu, Anggota MRP Korneles Dasinapa saat ditemui di Kantor Gubernur Papua, Jumat (21/8/2026), menyatakan bahwa dukungan terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Papua Utara juga telah mendapat dukungan secara kelembagaan dari MRP.
“Secara kelembagaan, MRP sudah sangat mendukung langkah ini. Beberapa waktu lalu kami telah berdiskusi bersama pimpinan MRP dan Anggota DPR RI asal Papua untuk mendorong proses ini secepat mungkin,” ujar Korneles.
Ia menegaskan, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat adat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Tabi dan Saireri.
Dengan semakin kuatnya dukungan dari tokoh adat dan lembaga representasi masyarakat adat, perjuangan pembentukan Provinsi Papua Utara diharapkan dapat segera mendapat respons positif dari Pemerintah Pusat.
Laporan: Andre Fonataba


















