Dilantik Jadi Kepala Bappenda, Budi Prodjonegoro Yokhu Siap Maksimalkan Pajak Daerah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan / Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Budi Prodjonegoro Yokhu, diwawancarai usai pelantikan di Aula Kantor Bupati Jayapura, Jumat (25/4).

Sentani, Jurnal Mamberamo FojaBudi Prodjonegoro Yokhu resmi dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura oleh Bupati Jayapura Yunus Wonda, Jumat (25/4/2025). Dalam sambutannya usai pelantikan, Budi menyatakan komitmennya untuk menggenjot potensi pajak daerah demi mendukung pembangunan di Kabupaten Jayapura.

banner 325x300

Pelantikan berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, bersamaan dengan pengambilan sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Budi menegaskan bahwa tugas utamanya kini adalah mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini dinilai masih rendah.

“Amanah yang diberikan Pak Bupati adalah bagaimana kami bisa mengoptimalkan sektor pendapatan, khususnya PAD. Kami diberikan target-target yang jelas, dan itu yang akan kami kejar,” ujar Budi kepada wartawan.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan para wajib pajak dan mempercepat transformasi digital dalam sistem penarikan pajak dan retribusi.

“Semua penarikan pajak dan retribusi ke depan wajib menggunakan sistem berbasis digital, termasuk barcode. Itu instruksi langsung dari Pak Bupati, agar semua proses lebih transparan dan akuntabel,” katanya.

Budi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jayapura itu menyatakan kesiapannya bekerja maksimal untuk mencapai target yang telah ditentukan.

“Pajak adalah sumber utama pembangunan. Kami mengajak seluruh wajib pajak untuk taat, karena hanya dengan kepatuhan bersama kita bisa membangun Kabupaten Jayapura yang lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jayapura Yunus Wonda menegaskan akan menindak tegas pejabat yang tidak menjalankan tugas sesuai amanat.

“Kalau ada yang tidak bekerja dengan baik atau melakukan pelanggaran, saya tidak segan-segan memberhentikan secara tidak hormat. Jabatan ini adalah amanah, dan harus dijalankan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” tegasnya.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *