Dok ist/ Pasangan Calon Sarmi Ajaib, Yanni – Jemmi bersama timses usai Debat, di Jayapura
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi melaksanakan debat perdana Pilkada 2024 di Kota Jayapura, Kamis (31/10/2024). Debat ini menghadirkan tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati: Dominggus Catue-Jumriati (nomor urut 1), Yanni-Jemmi Esau Maban (nomor urut 2), dan Agus Festus Moar-Mustafa Arnold Muzakkar (nomor urut 3).
Dalam sesi tersebut, Yanni, calon bupati nomor urut 2, mengungkapkan pemahamannya yang mendalam mengenai isu-isu utama yang dihadapi Kabupaten Sarmi. Sebagai mantan anggota DPR Papua yang mewakili daerah pemilihan Sarmi, ia menilai pengalamannya di legislatif menjadi bekal untuk merespons kebutuhan daerah.
“Kami memahami akar masalah di Sarmi, mulai dari persoalan pelayanan hingga infrastruktur. Solusinya sudah jelas bagi kami, dan itu akan menjadi prioritas kami jika terpilih,” ujarnya seusai debat.
Fokus Utama pada Perbaikan Layanan Kesehatan
Salah satu isu utama yang disoroti Yanni adalah layanan kesehatan yang dianggapnya sangat kurang memadai. Yanni menegaskan bahwa keterbatasan layanan kesehatan di Sarmi tidak dapat terus bergantung pada anggaran APBD yang kerap kali terlambat turun. Menurutnya, masyarakat membutuhkan akses kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas, tanpa harus menunggu penambahan dana tahunan.
“Selama 23 tahun setelah pemekaran, Sarmi belum mampu menyediakan pelayanan kesehatan yang layak. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai calon pemimpin untuk mencarikan solusi yang nyata. Kesehatan tak bisa menunggu; kita tidak boleh mengabaikan nyawa masyarakat yang membutuhkan layanan cepat,” tandasnya.
Misi Membangun dengan Hati, Janjikan Investasi dan APBN
Yanni juga menekankan bahwa kepemimpinannya akan berlandaskan pada komitmen yang tulus untuk membawa perubahan di Sarmi. Ia menyatakan bahwa program apa pun hanya akan berhasil jika dilandasi niat yang kuat dan tekad yang tulus. Yanni berjanji untuk menarik dana APBN dan mengundang investor yang akan meningkatkan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja, namun tetap berfokus pada kepentingan masyarakat Sarmi.
“Kepemimpinan harus dimulai dari hati yang tulus. Jika Tuhan berkehendak, kami akan membawa dana APBN ke Sarmi dan mengundang investasi yang benar-benar berpihak pada masyarakat,” ujar Yanni dengan yakin.
Punya Kelebihan dalam Mencari Dana
Yanni juga menegaskan kemampuannya untuk mencari sumber dana yang diperlukan untuk pembangunan, suatu keunggulan yang ia yakini akan membawa perubahan signifikan di Sarmi.
“Saya punya keahlian dalam mencari dana. Bersama-sama dengan masyarakat, kita akan bangun Sarmi menuju era yang lebih maju dan mandiri,” pungkas Yanni.
(Fan)

















