Bupati Roby Dorong Penataan Ruang Burmeso dan Kasonaweja

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Bupati Roby Rumansara, SP., MH., diruang kerjanya di Kantor Bupati Mamberamo Raya, di Burmeso.

Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Bupati Mamberamo Raya, Roby Rumansara, SP.,MH., menegaskan rencana penataan wilayah Burmeso dan Kasonaweja sebagai prioritas pemerintahannya. Hal ini disampaikan seusai mengikuti rapat virtual bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Rabu (27/8).

banner 325x300

Roby menyebut, hingga kini kedua wilayah yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Mamberamo Raya itu belum tertata dengan baik. Karena itu, pada kepemiminan bersama Wakil Bupati Keven Totouw, ia ingin memperbaiki tata ruang agar pembangunan lebih terarah.

“Selama ini penataan ruang belum jelas, bahkan ada rumah warga di sekitar kantor pemerintahan. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas pemerintah dan memicu sengketa. Karena itu, penataan tata ruang sangat penting,” ujarnya.

Dalam forum bersama Bappeda, Roby menegaskan pihaknya tengah mengevaluasi apakah tetap menggunakan konsep tata ruang awal saat kabupaten ini dibentuk, atau melakukan pembaruan sesuai kebutuhan terkini.

Ia menjelaskan, Kasonaweja dirancang sebagai kota sejarah dan pendidikan, sementara Burmeso diarahkan menjadi kota mandiri sekaligus pusat pemerintahan.

“Kami ingin Kaso dan Meso dibangun dengan konsep indah, nyaman, berkelanjutan, dan bernuansa budaya Mamberamo Raya,” kata Roby.

Baca juga: Bappeda Mamberamo Raya Gelar Rakor, Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Diminta Tepat Sasaran

Menurutnya, penataan wilayah tidak hanya soal estetika, tetapi juga strategi untuk menarik minat aparatur sipil negara (ASN) agar lebih betah tinggal dan bekerja di Mamberamo Raya.

“Kalau kota ini tertata dengan baik, ASN tidak punya alasan untuk meninggalkan tempat tugas dalam waktu lama. Justru mereka akan lebih nyaman tinggal di sini,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Roby: HUT RI ke-80 Momentum Satukan Langkah Bangun Mamberamo Raya

Meski begitu, ia menegaskan konsep penataan tata ruang Mamberamo Raya tetap harus sinkron dengan aturan dan kebijakan tata ruang provinsi.

“Kita ingin membangun kota di tengah hutan Papua, tapi tetap berdasarkan perencanaan yang sah dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Bupati Roby.

Laporan: Roy

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *