Buka Festival, Bupati John Tabo : Pemerintah Komitmen Lestarikan Budaya Mamberamo

Spread the love

 

Jurnal Mamberamo Foja, Burmeso – Dengan mengangkat tema, Mamberamo raya rumah kita, cagar budayanya jangan biarkan punah, Festival Budaya Mamberamo II berhasil dibuka oleh bupati John Tabo secara resmi, di halaman kantor dinas Pariwisata, di Burmeso.

Bupati John Tabo memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada Dinas Pariwisata yang boleh menggelar Festival Budaya Mamberamo II, karena merupakan kedua kalinya mengadakan ivent ini lebih khusus pada kepemimpinan pasangan bupati DR.(HC).John Tabo,SE.,M.BA dan wakil bupati Ever Mudumi, S.Sos.

Dalam sambutan bupati John Tabo yang dibacakan kepala dinas kependudukan dan catatan sipil Sergius Doromi, yang saat ini menerima tanggung jawab sebagai pelaksana tugas sekretaris daerah (Plt Sekda) Kabupaten Mamberamo raya ini mengatakan, bahwa bupati sangat menyambut baik serta merespon positif festival ini, lebih khusus kepada seluruh panitia yang terlibat langsung dalam menyukseskan acara tersebut.

” Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran panitia, yang boleh bekerja keras untuk mengadakan ivent festival budaya mamberamo yang kedua kalinya, ” ungkap bupati, dalam laporan yang disampaikan kepala dinas dukcapil.

Ditambahkan bupati bahwa digelar nya festival budaya adalah sebagai wujud daripada pelestarian budaya orang mamberamo, oleh karena itu terus kita jaga dan lestarikan agar tidak tergeser dengan perkembangan zaman yang semakin modern.

Diadakannya festival budaya mamberamo kedua ini menandakan bahwa pemerintah komitmen untuk terus menjaga dan merawat segala nilai nilai budaya.

” Bupati jelaskan bahwa, kami tetap komitmen untuk melestarikan budaya mamberamo, agar tidak tergerus dengan modernisasi yang tengah berkembang saat ini, ” sesuai sambutan bupati yang dibacakan Sergius Doromi.

Kemudian ditempat yang sama kepala Dinas Pariwisata kabupaten Mamberamo raya Kasriani Suweni selaku penyelenggara mengatakan dalam laporannya bahwa kegiatan festival budaya kedua dan seterusnya merupakan agenda rutin yang telah disepakati oleh pimpinan daerah yakni bapa bupati Mamberamo Raya dan setiap tahunnya harus kita buat bagi masyarakat.

Dok ist/ Sergius Doromi, Kadis Dukcapil Mambra mewakili bupati John Tabo menerima penganugerahan topi adat.

Kasriani Suweni juga paparkan, bahwa mereka mengadakan kuliner dengan menggunakan 40 tungku api untuk membakar sebanyak 1000 ekor ikan mujair. Selanjutnya dalam festival ini juga memamerkan baju batik Mamberamo raya hasil dari festival pertama tahun 2023.

Kadis pariwisata tambahkan bahwa dalam penyelenggaraan festival juga diadakan lomba bagi anak-anak sekolah yakni lomba menjahit atap rumah. Ini merupakan tradisi masyarakat di pesisir Papua, lebih khusus di kabupaten dengan julukan seribu misteri sejuta harapan ini masih digunakan hingga sekarang.

Dok ist/ Kepala dinas Pariwisata Mamberamo Raya, Kasriani Suweni tengah mempraktekan cara jahit atap.

” Kami mengadakan kuliner menggunakan 40 tungku api, guna membakar 1000 ekor ikan mujair. Kemudian dalam festival ini juga kami turut pamerkan baju batik mamberamo hasil festival tahun lalu, ” beber kepala dinas pariwisata dalam laporannya, serta memaparkan susunan acara.

Pihak Dispar harap agar bisa bersinergi dengan dinas pendidikan guna mengakomodir lomba jahit atap rumah ini dalam materi pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah yakni “gemar menjahit atap rumah.”

Pembukaan berlangsung dengan penuh kemeriahan, dimana tamu undangan dan panitia serta masyarakat Mamberamo Raya yang hadir ikut menari yospan. Kemudian dilanjutkan dengan melihat dari dekat semua pameran kesenian maupun kuliner yang mengisi stand stand festival dan mencicipi seribu ekor ikan mujair yang sudah disediakan panitia festival budaya mamberamo II.

Acara festival budaya mamberamo ini berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 31 Juli sampai dengan 2 Agustus 2024. (Lie)

Related Posts

Saksi Ungkap Detik-Detik Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo: Mesin Mati, Dihantam Jeram, Tiga Penumpang Hilang

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak salah satu korban tiba Burmeso, Jumat (16/1). Kasonaweja, jurnalmamberamofoja.com – Saksi mata kecelakaan speedboat yang terbalik di Sungai Mamberamo Raya, Papua, membeberkan kronologi lengkap…

BP HPM-MR Soroti Disiplin ASN dan Kehadiran DPRK di Mamberamo Raya

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Pengurus HPM- MR di Asrama Mahasiswa Mamberamo Raya di Perumnas 1 Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura. Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Badan Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua

Pesawat ATR Jatuh di Maros Akhirnya Ditemukan, Ini Lokasi dan Kondisinya

Pesawat ATR Jatuh di Maros Akhirnya Ditemukan, Ini Lokasi dan Kondisinya

Mahasiswa Papua Tengah Tewas Ditusuk di Bantul, Polisi Buru Pelaku Usai Perkelahian Berdarah

Mahasiswa Papua Tengah Tewas Ditusuk di Bantul, Polisi Buru Pelaku Usai Perkelahian Berdarah

MDF Kunjungi Panti Tuna Netra Biak, Janji Benahi Fasilitas dan Perkuat Pembinaan Disabilitas

MDF Kunjungi Panti Tuna Netra Biak, Janji Benahi Fasilitas dan Perkuat Pembinaan Disabilitas

Dari Lintasan SEA Games ke Seragam TNI AL: Kisah Legendaris Mayor Laut (S) Maria Aibekop, Putri Papua Penoreh Sejarah

Dari Lintasan SEA Games ke Seragam TNI AL: Kisah Legendaris Mayor Laut (S) Maria Aibekop, Putri Papua Penoreh Sejarah

Saksi Ungkap Detik-Detik Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo: Mesin Mati, Dihantam Jeram, Tiga Penumpang Hilang

Saksi Ungkap Detik-Detik Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo: Mesin Mati, Dihantam Jeram, Tiga Penumpang Hilang