Budayakan Hidup Sehat, Pemkab Jayapura Dorong Aksi Bergizi di Sekolah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | dr. Anton Mote, M.KM., bersama staf dan para siswa/i SMPN 5 Sentani, usai aksi bergizi (GERMAS).

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Kesehatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) – Aksi Bergizi di Sekolah, yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Kamis (25/9).

Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari tiga distrik, yakni Nimbokrang, Sentani Barat, dan Sentani. Berdasarkan data panitia, tercatat lebih dari 400 siswa dari 48 sekolah yang menjadi peserta.

Baca juga: Inovasi Kepemimpinan: Bupati Jayapura Mulai Program Ngantor di Dinas-Dinas

Meski tidak seluruhnya hadir, namun keterlibatan perwakilan sekolah dari masing-masing distrik dianggap sebagai representasi kepedulian terhadap pentingnya pola hidup sehat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam bersama yang diikuti antusias para siswa, kemudian dilanjutkan dengan sarapan sehat, pemberian tablet tambah darah (TTD), serta sosialisasi tentang gizi seimbang dan pentingnya menjaga aktivitas fisik.

Baca juga: Wabup Jayapura Haris Ricard S. Yocku Ajak KKSS Tetap Solid dan Jadi Mitra Pemerintah

Dalam sambutan Bupati Jayapura yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris Daerah, Dr. Abdul Rahman Basri, M.KP., ditegaskan bahwa kesehatan adalah pilar utama dalam pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan Aksi Bergizi sebagai budaya baru: budaya sehat, budaya cerdas, budaya produktif. Tanpa generasi yang sehat, sulit bagi kita membangun daerah yang kuat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, M.KM., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan awal dari upaya berkesinambungan.

Menurutnya, seluruh UPT Puskesmas di distrik akan menindaklanjuti program ini dengan berbagai kegiatan serupa di sekolah-sekolah.

“Sejak masa kehamilan hingga anak usia sekolah, imunisasi, vitamin, dan tablet tambah darah adalah kewajiban pemerintah. Tujuannya memastikan anak tetap sehat, bugar, dan mampu berprestasi,” ujarnya.

Melalui Aksi Bergizi, pemerintah daerah berharap lahir kesadaran kolektif tentang pentingnya gizi dan kesehatan sejak dini. Dengan begitu, para pelajar di Kabupaten Jayapura tidak hanya tumbuh menjadi generasi cerdas, tetapi juga kuat dan siap bersaing di masa depan.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *