Bidik Kursi KNPI, Lodik Ap Soroti Ancaman Miras dan Minimnya Lapangan Pekerjaan Pemuda

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Lodik Y. M. F. Ap. S.Pd.K., bakal calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura, Periode, 2026 – 2029.

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kontestasi jn DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayapura mulai memanas. Salah satu figur yang menyatakan keseriusannya adalah Lodik Y. M. F. Ap., S.Pd.K., mantan Komisioner KPU Kabupaten Jayapura.

banner 325x300

Dengan mengusung semangat pemberdayaan generasi muda, Lodik Ap resmi menyatakan diri siap bertarung dalam pemilihan Ketua KNPI periode 2026–2029. Ia membawa visi besar untuk menciptakan pemuda Kabupaten Jayapura yang berdaya saing, inovatif, dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

 

Baca juga: Yeret Sokoy Siap Bertarung di Musda KNPI Jayapura, Usung Kolaborasi dan Kaderisasi

Lodik menegaskan, keputusannya maju bukan tanpa alasan. Ia ingin membuka ruang yang lebih luas bagi pemuda, terutama mereka yang selama ini belum tersentuh kegiatan kepemudaan.

“KNPI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda. Saya ingin memastikan tidak ada lagi yang merasa terpinggirkan,” ujarnya di Sentani, Sabtu (28/3/2026) malam.

Menariknya, ia mengaku belum melihat adanya kandidat lain dari wilayahnya, yang justru menjadi dorongan tersendiri untuk tampil sebagai calon pemimpin.

“Di wilayah saya belum ada calon lain, itu yang memotivasi saya untuk maju dan siap bersaing,” katanya.

Menurut Lodik, persoalan pemuda di Kabupaten Jayapura masih cukup kompleks. Selain terbatasnya lapangan pekerjaan, ia juga menyoroti ancaman sosial seperti peredaran minuman keras dan narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Ia menilai, banyak pemuda di kampung dan distrik belum terlibat dalam aktivitas produktif. Karena itu, diperlukan langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi.

“Saya ingin menghadirkan ruang inovasi dan mendorong usaha produktif seperti bengkel, mebel, dan sektor lainnya agar pemuda bisa mandiri secara ekonomi,” tegasnya.

Dalam upaya menggalang dukungan, Lodik mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), baik di tingkat lokal maupun nasional, termasuk pengurus KNPI di tingkat distrik.

Baca juga: Bidik Kursi Ketua KNPI Jayapura, Stevi Marweri Tawarkan Gerakan Pemuda Lebih Progresif

Namun demikian, ia menyebut dukungan resmi masih menunggu hasil Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) yang akan menentukan organisasi mana saja yang memiliki hak suara.

“Komunikasi sudah berjalan, tapi kita tetap menunggu keputusan Rapimpurda untuk memastikan peta dukungan,” jelasnya.

Dari sisi pengalaman organisasi, Lodik bukan sosok baru. Ia pernah aktif sebagai pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jayapura periode 2008–2010, serta menjabat Ketua GMKI Cabang Sarmi periode 2014–2016. Ia juga pernah terlibat dalam kepengurusan KNPI di tingkat distrik dan organisasi mahasiswa lainnya.

Tak hanya itu, pengalaman birokrasi juga dimilikinya saat menjabat sebagai Komisioner KPU Kabupaten Jayapura periode 2019–2024.

 

Dalam pencalonannya, Lodik mengangkat tema  “Satukan Pemuda Berinovasi, Membangun Kabupaten Jayapura”.

Tema ini diterjemahkan dalam sejumlah misi, mulai dari peningkatan kualitas SDM pemuda, penguatan kewirausahaan, hingga memperluas jejaring organisasi kepemudaan.

Ia juga memberi perhatian serius pada pelestarian budaya lokal yang dinilai mulai tergerus oleh
pengaruh luar.

“Pemuda harus kembali mengenal jati dirinya dan menjaga budaya lokal sebagai identitas daerah,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *