Foto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., bersama istri ketika mengikuti kegiatan PKK, di Distrik Airu, Selasa (29/7).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika S. Wonda, S.Par., menegaskan komitmennya mendampingi upaya penanganan stunting hingga ke wilayah-wilayah paling terpencil. Hal ini disampaikan saat mendampingi Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda dalam kunjungan kerja ke Distrik Airu, Selasa (29/7).
“Kami bersyukur bisa turun langsung bersama Pak Bupati, Wakil Bupati, dan OPD. Prinsipnya, PKK adalah mitra strategis pemerintah. Seluruh kegiatan kami terintegrasi dalam anggaran dan program OPD terkait,” ujar Dewi Sartika.
Dalam kunjungan tersebut, TP PKK aktif terlibat dalam kegiatan penanganan stunting, mulai dari pemberian makanan bergizi hingga bantuan bagi anak-anak dengan kondisi gizi buruk. Seluruh kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam penyaluran bantuan gizi. Tujuan kami jelas: angka stunting harus ditekan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemantauan langsung ke distrik dan kampung, terutama di wilayah dengan medan berat seperti Airu. Menurutnya, hambatan akses dan keterbatasan jaringan internet masih menjadi kendala dalam akurasi pelaporan di lapangan.
“Seringkali ada selisih data karena informasi dari kader atau nakes tidak tersampaikan secara real time. Maka dari itu, kunjungan langsung jadi penting untuk memastikan pelayanan berjalan dengan maksimal,” jelasnya.
Ny. Dewi Sartika berharap, sinergi antara PKK, Dinas Kesehatan, dan OPD lainnya bisa terus diperkuat agar penanganan stunting di Kabupaten Jayapura, termasuk di kampung-kampung pedalaman, bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Laporan: M. Irfan

















