Foto: istimewa | Kapolresta Jayapura, KBP. Fredrickus W.A. Maclarimboen, saat diwawancarai di Mapolresta, Jumat (18/7).
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, angkat bicara soal memanasnya komentar saling serang antara pendukung pasangan calon menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025.
Dalam keterangannya di Mapolresta Jayapura Kota, Jumat (18/7), ia meminta masyarakat tetap objektif dan tidak mudah terprovokasi.
“Masyarakat harus bisa menilai secara jernih dan objektif. Jangan terpancing emosi karena perbedaan pilihan,” tegas Kapolresta.
Ia menekankan, setiap warga yang akan mencoblos di PSU 6 Agustus mendatang harus benar-benar memahami visi, rekam jejak, dan kapasitas calon yang mereka dukung.
“Pilih berdasarkan referensi yang jelas. Jangan asal percaya pada informasi yang belum tentu benar. Cari sumber yang kredibel,” ujarnya.
Kapolresta juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan media sosial untuk menyebar provokasi atau ujaran kebencian.
“Demokrasi harus dijaga dengan sikap dewasa. Pemilu bukan ajang permusuhan. Pilih sesuai hati nurani, tapi jangan ganggu hak orang lain,” tegasnya lagi.
Ia mengajak seluruh masyarakat Jayapura dan Papua untuk menunaikan hak pilih dengan damai dan penuh tanggung jawab.
Penulis: Sony Rum

















