Foto: istimewa | Tampak Puskesmas Waibu sedang melakukan Screening penyakit malaria di Gereja GIDI Jemaat Antiokhia, belakang AURI, Rabu (20/5).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Upaya eliminasi malaria terus dilakukan Puskesmas Waibu melalui pelayanan screening kesehatan bagi masyarakat di Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.
Kali ini, pemeriksaan malaria digelar di Gereja Jemaat Gidi Anthiokia, belakang Auri, Rabu (20/5/2026), dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas Waibu bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Puskesmas Waibu, Fransina Dike, SKM., sebagai bagian dari pelaksanaan strategi TOKEN EDAT dalam menekan penyebaran malaria di wilayah endemis.
Dalam pemeriksaan itu, petugas kesehatan melakukan pengambilan sampel darah kepada warga dan anak-anak untuk mendeteksi keberadaan parasit malaria secara dini.
Suasana screening berlangsung sederhana di dalam ruangan gereja. Petugas medis tampak melayani warga secara bergantian menggunakan perlengkapan kesehatan yang telah disiapkan di lokasi.
Dari total 72 warga yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 11 orang dinyatakan positif malaria.
Warga yang terdeteksi positif langsung mendapat penanganan awal dan edukasi kesehatan dari petugas medis guna mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

Baca juga: Puskesmas Waibhu Gencar Deteksi Dini, Delapan Warga Doyo Baru Positif Malaria
Kepala Puskesmas Waibu, Fransina Dike mengatakan kegiatan screening rutin dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau, terutama di wilayah yang masih memiliki risiko penularan malaria cukup tinggi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Puskesmas Waibu memastikan kesehatan masyarakat, khususnya orang dewasa dan anak-anak di wilayah Distrik Waibu, terhindar dari penyakit malaria,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan dengan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala malaria seperti demam, menggigil, sakit kepala, maupun tubuh lemas.
Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Waibu berharap angka kasus malaria di Distrik Waibu dapat terus ditekan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
Laporan: M. Irfan

















