Pemkab Jayapura Salurkan 10 Ton Beras ke Kampung Terdampak Luapan Danau Sentani

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, S.H., saat menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada kepala kampung di Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu, Senin (13/4/2026)

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura bergerak cepat merespons dampak banjir akibat luapan Danau Sentani. Sebanyak 10 ton beras disalurkan kepada warga di sejumlah kampung yang terdampak di wilayah sekitar danau.

banner 325x300

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, serta didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (13/4/2026).

Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dengan membagi wilayah penyaluran. Bupati Jayapura menyalurkan bantuan ke wilayah Sentani bagian timur, meliputi Kampung Yahim, Atamali, Abar, Putali, Kensio, Hobong, Ifale, Ifar Besar, hingga Yobeh.

Haris Richard Yocku, SH., Wabup Jayapura
Haris Richard Yocku, SH., Wabup Jayapura

Baca juga: Bupati Jayapura Ultimatum Penambang Emas Kali Jaifuri

Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura bersama rombongan bergerak ke wilayah Sentani bagian tengah hingga barat, mencakup Kampung Yoboi, Simporo, Babrongko, Dondai, hingga Kampung Kwadeware sebagai titik akhir penyaluran hari pertama.

Setiap kampung menerima satu ton beras beserta logistik pendukung lainnya yang diserahkan secara simbolis kepada kepala kampung.

Baca juga: Turun Langsung, Bupati Jayapura Bongkar Sumbatan Sungai hingga Muara Danau Sentani

Wakil Bupati Haris Yocku menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah wujud kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak luapan air Danau Sentani, khususnya di wilayah Ebungfauw dan Waibhu,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya distribusi bantuan yang tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Kami minta kepada para kepala kampung agar bantuan ini benar-benar dibagikan kepada masyarakat, bukan untuk dijualbelikan,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar soal jumlah, tetapi bentuk ketulusan pemerintah dalam hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.

Diketahui, penyaluran bantuan akan dilanjutkan pada Selasa (14/4/2026), dengan total keseluruhan bantuan yang disiapkan mencapai 20 ton beras.

Langkah ini diharapkan mampu membantu warga terdampak sekaligus menjadi upaya cepat pemerintah daerah dalam merespons kondisi darurat di kawasan Danau Sentani.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *