Foto: istimewa | Nampak Anggota Personel Polres Jayapura ketika mengadakan pemupukan tanaman jagung di Kampung Doyo Lama, Kamis (9/4).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Peran polisi tak lagi sebatas menjaga keamanan. Di Kabupaten Jayapura, aparat justru turun langsung ke lahan pertanian, memastikan ketahanan pangan berjalan nyata.
Polres Jayapura kembali menunjukkan komitmennya dengan melakukan pemupukan tanaman jagung di Komplek Numpang Geser, Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus contoh langsung bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Binmas AKP Yonias Purwanto menegaskan, program ini tidak sekadar simbolis. Polres ingin hadir sebagai penggerak, bukan hanya pengawas.

Baca juga: Kapolres Jayapura Turun Langsung, Tanam Sagu Bersama Jemaat di Sentani
“Ini adalah upaya berkelanjutan kami untuk mendukung program pemerintah, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam sektor pangan,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 17.30 WIT itu dipimpin langsung oleh Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Philipus Kokmesak bersama personel Sat Binmas lainnya.
Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pemupukan menggunakan pupuk urea pada tanaman jagung yang kini memasuki minggu kelima masa pertumbuhan.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesuburan tanah serta memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen.
Tak hanya itu, jajaran pimpinan Polres Jayapura juga turun langsung ke lapangan. Kabag SDM AKP Arianti Hubi bersama Kasat Binmas turut melakukan pengecekan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Lahan yang dikelola memiliki luas lebih dari satu hektare dan secara konsisten dimanfaatkan untuk budidaya jagung sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian pangan.
Melalui kegiatan ini, Polres Jayapura ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Dari kebun jagung di Doyo Lama, pesan itu ditegaskan: ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama.
Laporan: M. Irfan

















