Tak Sekedar Hadir, Wapres Gibran Ikut Pikul Salib di Pawai Paskah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Nampak Wapres Gibran Rakabuming Raka ketika bersama-sama ikut memikul Salib, dalam pawai Paskah di Kota Kupang, NTT, Senin (6/4). 

Kupang, jurnalmamberamofoja.com — Suasana khidmat sekaligus mengharukan mewarnai perayaan Paskah di Kota Kupang ketika Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung mengikuti Pawai Paskah yang digelar pemuda GMIT.

banner 325x300

Tak sekadar hadir, Gibran ikut ambil bagian dalam prosesi “memanggul” salib bersama ratusan pemuda gereja. Dengan balutan pakaian sederhana, ia berjalan menyatu di tengah peserta, menghidupi makna penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus yang menjadi inti perayaan Paskah.

Aksi tersebut sontak menyedot perhatian publik. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu dinilai bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata penghormatan terhadap nilai-nilai iman serta keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.

Baca juga: Koalisi HAM Papua Minta Presiden Hentikan Pembangunan Markas Yonif di Biak

Pawai Paskah GMIT sendiri merupakan agenda tahunan yang sarat makna spiritual. Selain menjadi momen refleksi iman, kegiatan ini juga mempererat tali persaudaraan antarjemaat di Kupang.

Namun tahun ini terasa berbeda. Kehadiran Gibran memberi warna tersendiri, sekaligus mempertegas pesan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Sejumlah peserta mengaku terharu bisa berjalan berdampingan dengan Wakil Presiden. Mereka menilai keterlibatan Gibran mencerminkan kepedulian pemimpin terhadap kehidupan rohani masyarakat.

“Ini pengalaman yang tidak terlupakan. Kami merasa dihargai,” ungkap salah satu pemuda GMIT.

Selain prosesi memanggul salib, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama, puji-pujian, serta seruan damai yang mengajak masyarakat hidup dalam kasih, persatuan, dan toleransi.

Di media sosial, momen ini pun viral dan menuai respons positif. Banyak warganet menilai Gibran sebagai figur pemimpin muda yang mampu hadir tanpa sekat, merangkul berbagai lapisan masyarakat.

Momentum Paskah di Kupang kali ini tak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga simbol kuat persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *