Dua Putra Papua Resmi Jadi Guru Besar Uncen, Kakanwil Kemenkumham Beri Apresiasi

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Kakanwil Kemenkumham Papua Anthonius Ayorbaba, SH., M.Si., ketika berpose bersama Prof Dr. Oscar Oswald Wambrauw, M.Sc.Agr., Guru besar Universitas Cendrawasih, Jumat (30/1). 

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, menghadiri Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Dua Guru Besar Universitas Cenderawasih (Uncen), Jumat (30/1/2026).

Dua akademisi yang dikukuhkan yakni Rektor Universitas Cenderawasih Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc. Agr., serta Prof. Dr. Semuel Piter Irap, S.KM., M.P.H.

Prosesi pengukuhan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas Cenderawasih, dilanjutkan doa bersama serta pemutaran video visi dan misi kampus.

Sidang Senat Terbuka secara resmi dibuka Ketua Senat Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian akademik kedua profesor tersebut.

Menurut Agustinus, pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian personal, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kualitas akademik Papua.

“Guru besar adalah amanah ilmiah. Mereka dituntut memberi kontribusi nyata melalui riset, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Dilantik Presiden, DEN Diminta Percepat Kemandirian Energi Nasional

Ia juga menambahkan, pengukuhan ini sekaligus menambah jumlah guru besar Universitas Cenderawasih dan memperkuat posisi Uncen sebagai pusat pengembangan ilmu di Tanah Papua.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, disusul pidato ilmiah pengukuhan dari kedua guru besar.

Puncak acara ditandai dengan pengalungan samir dan penyerahan piagam guru besar oleh Ketua Senat kepada Prof. Oscar dan Prof. Semuel. Prosesi berlangsung khidmat dan disambut tepuk tangan meriah tamu undangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan Hymne Universitas Cenderawasih dan lagu Bagimu Negeri, serta sesi foto bersama.

Bagi Universitas Cenderawasih, pengukuhan ini menjadi bukti komitmen kampus dalam mencetak akademisi unggul yang berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia dan penguatan tata kelola hukum di Papua.

Baca juga: Uncen Kukuhkan Dua Guru Besar Baru, Fokus Perkuat Strategi Digital dan Gizi Generasi Papua

Usai kegiatan, Kakanwil Anthonius Ayorbaba, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai pengukuhan dua putra daerah dari wilayah adat Tabi dan Saireri sebagai tonggak penting bagi kemajuan akademik Papua.

“Ini bukan hanya kebanggaan Uncen, tetapi juga kebanggaan Papua. Peran akademisi sangat penting dalam membangun kebijakan hukum yang berbasis riset dan ilmu pengetahuan,” ujar Anthonius.

Ia menegaskan, Kanwil Kemenkum Papua siap memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya Uncen, dalam pembinaan hukum, sosialisasi regulasi, serta pengembangan literasi hukum masyarakat.

“Kami yakin sinergi antara akademisi, praktisi hukum, dan pemerintah akan mempercepat terwujudnya sistem hukum yang kuat, progresif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Papua,” tutupnya.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *