MDF Kunjungi Panti Tuna Netra Biak, Janji Benahi Fasilitas dan Perkuat Pembinaan Disabilitas

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D Fakhiri, SIK., MH., bersama Bupati Biak Markus O. Mansnembra, SH., MM., dan jajaran OPD disela kunjungan di panti sosial bina Tuna Netra Biak, Rabu (14/1). 

banner 325x300

Biak Numfor, jurnalmamberamofoja.com – Gubernur Papua Mathius D Fakhiri (MDF) menyempatkan diri mengunjungi Panti Sosial Bina Tuna Netra Biak pada hari terakhir kunjungan kerjanya di Kabupaten Biak Numfor, Rabu (14/1).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian langsung Pemerintah Provinsi Papua terhadap penyandang disabilitas netra.

Baca juga: Perkuat Mesin Pemerintahan, Gubernur Papua Resmi Kukuhkan 12 Staf Khusus

Gubernur didampingi Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra bersama jajaran pimpinan OPD provinsi dan kabupaten. Setibanya di lokasi, MDF langsung meninjau kondisi fisik panti, mulai dari ruang tidur, dapur, hingga fasilitas penunjang aktivitas warga binaan.

Dalam kesempatan itu, MDF menegaskan bahwa Panti Sosial Bina Tuna Netra Biak merupakan aset strategis milik Pemerintah Provinsi Papua yang harus dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Panti ini bukan sekadar bangunan, tetapi tempat pembinaan dan harapan bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Pemerintah wajib hadir dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang layak,” kata MDF.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.

Pemerintah Provinsi Papua, menurutnya, akan menyiapkan perencanaan renovasi dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

Selain perbaikan fisik, MDF juga menekankan pentingnya penguatan program pelatihan keterampilan agar warga panti mampu mandiri secara ekonomi dan berdaya saing di masyarakat.

Dalam dialog singkat bersama warga panti, salah satu penyandang tuna netra bernama Neta menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Gubernur Papua. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah menjadi motivasi tersendiri untuk terus berkarya.

“Saya membuat kerajinan tangan ini lebih dari satu minggu. Biasanya dijual saat ada tamu berkunjung. Terima kasih Bapak Gubernur sudah peduli dan datang melihat kami langsung,” ujarnya.

Setelah dari panti sosial, Gubernur Papua melanjutkan kunjungan ke Kantor UPTD Samsat Biak untuk meninjau pelayanan perpajakan.

MDF juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam membayar pajak yang dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut kemudian diakhiri dengan kepulangan Gubernur Papua bersama rombongan ke Jayapura.

Laporan: Sony Rumainun

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *