Dari Lingkaran Abepura, Domino Menjadi Jalan Prestasi

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak pengurus Lingkaran Abepura Domino’s Club (LADC) usai pengukuhan, Sabtu (13/12).

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti pelantikan Gardu Lingkaran Abepura Domino’s Club (LADC). Bukan sekadar pengukuhan organisasi, momen ini menandai lahirnya sebuah wadah pembinaan olahraga domino yang kini semakin diakui sebagai cabang olahraga prestasi.

Di tengah jamuan kasih yang digelar sederhana, para atlet domino, pembina, dan penasihat berkumpul dengan satu visi: menjadikan domino bukan lagi sekadar permainan pengisi waktu, tetapi olahraga yang mengasah kecerdasan, ketelitian, dan strategi.

Ketua Gardu Lingkaran Abepura Domino’s Club, Christian Viktor Burdam, S.Apt, menegaskan bahwa LDC dibentuk sebagai ruang pembinaan yang terarah, khususnya bagi generasi muda di Distrik Abepura yang memiliki minat dan bakat di olahraga domino.

“Domino itu seperti catur. Dibutuhkan konsentrasi, perhitungan, dan strategi. Karena itu, pembinaan harus serius dan berjenjang,” ujar Christian. 

Baca juga: Turnamen Olahraga Jadi Tembok Pengaman Generasi Muda dari Pengaruh Negatif

Ia menjelaskan, domino saat ini telah masuk sebagai cabang olahraga resmi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) dan berada di bawah naungan KONI Kota Jayapura. Hal tersebut menjadi dasar kuat bagi LADC untuk bergerak secara profesional.

“LADC sudah berbadan hukum dan siap menjadi bagian dari ekosistem olahraga resmi. Target kami jelas, mencetak atlet yang mampu bersaing di level kota, provinsi, bahkan nasional,” tambahnya.

Semangat pengembangan olahraga domino di Abepura juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Jayapura, Christa Vanessa Urbinas, S.IP., M.Si. Kehadirannya bukan hanya sebagai pendukung, tetapi juga dipercaya menjadi Manajer Tim Gardu Lingkaran Abepura Domino’s Club.

Dukungan tersebut menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para atlet. Bagi mereka, perhatian dari wakil rakyat menjadi tanda bahwa domino mulai mendapat tempat sejajar dengan cabang olahraga lainnya.

Dalam pelantikan itu, susunan lengkap pembina, penasihat, dan pengurus LADC juga diumumkan. Kepala Distrik Abepura bersama sejumlah tokoh masyarakat dan aparat kepolisian dipercaya menjadi pembina dan penasihat, memperkuat fondasi organisasi klub.

Lebih dari sekadar struktur kepengurusan, seluruh anggota LADC yang dilantik kini resmi berstatus atlet domino. Mereka akan menjalani program pembinaan, latihan rutin, serta disiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan ke depan.

Bagi para atlet, LADC bukan hanya klub, tetapi rumah bersama untuk bertumbuh, berlatih, dan mengejar prestasi. Domino yang selama ini dipandang sebagai permainan santai, kini menjadi arena adu kecerdasan dan mental bertanding.

Baca juga: Momentum Kebangkitan! Kenius Kogoya Ajak KONI Jayapura Satukan Langkah Majukan Olahraga

Dengan terbentuknya Gardu Lingkaran Abepura Domino’s Club, Kota Jayapura kembali menambah satu ruang pembinaan olahraga berbasis komunitas.

Dari lingkaran kecil di Abepura, mimpi besar tentang prestasi olahraga domino mulai dirajut pelan, konsisten, dan penuh keyakinan.

Untuk diketahui, dalam struktur organisasi, Gardu Lingkaran Abepura Domino’s Club diperkuat oleh jajaran pembina yang terdiri dari Kepala Distrik Abepura, Rudy Maswi, dan Frans Lao. Untuk posisi penasihat, klub ini mendapat dukungan dari Piter Gusbager, S.Hut., MUP, Marthen Manufandu, AKP Franky Rumbiak, serta Simon Rumkabu.

Manajemen tim dipercayakan kepada anggota DPRD Kota Jayapura, Christa Vanessa Urbinas, S.IP., M.Si, yang berperan sebagai Manajer Tim.

Sementara itu, kepemimpinan harian klub dipegang oleh Christian Viktor Burdam, S.Apt sebagai ketua, didampingi Jack Patrick Arim, AMd.Keu selaku wakil ketua.

Urusan administrasi dijalankan oleh Yohanes Mamoribo sebagai sekretaris bersama Petrus Asmuruf sebagai wakil sekretaris, sedangkan pengelolaan keuangan dipercayakan kepada Yafed Korwa sebagai bendahara dan Socrates Mamoribo sebagai wakil bendahara.

Laporan: Sonny Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *