Prabowo Lantik Fakhiri–Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Akhiri Panjangnya Tahapan Pilkada 2025

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Gubernur dan wakil Gubernur Papua terpilih, Matius Derek Fakhiri, S.IK dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, SP., MEng.

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Sejarah baru bagi Papua akan tercatat pada bulan Oktober 2025 ini. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan melantik pasangan Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Istana Negara Jakarta.

banner 325x300

Pelantikan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian panjang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua tahun 2025, setelah melalui berbagai dinamika politik hingga sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Nomor 328 pada 17 September 2025 menegaskan pasangan FakhiriRumaropen sebagai pemenang sah, sekaligus mengakhiri perdebatan politik yang sempat memanas di Bumi Cenderawasih.

Baca juga: Victor Buefar: PSU Papua Jadi Pelajaran, Saatnya Bersatu Dukung Gubernur Terpilih

Tahapan Administratif dan Persiapan Pelantikan

Sejak keluarnya putusan MK, berbagai tahapan administratif berjalan ketat hingga 30 September 2025. Proses itu dimulai dari penyerahan salinan putusan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, penetapan resmi hasil oleh KPU, pengesahan oleh DPR Papua (DPRP), hingga penyampaian berkas ke Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri.

Untuk memastikan kelancaran pelantikan, tim persiapan dari Pemerintah Provinsi Papua bersama Sekretariat DPRP telah berada di Jakarta sejak 24 September.

Mereka bertugas mengatur berbagai detail teknis, mulai dari tata upacara, akomodasi, hingga protokol penyambutan rombongan gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Fakhiri dan Rumaropen bersama keluarga besar serta rombongan pendukung dijadwalkan tiba di Jakarta antara 27–30 September. Mereka akan menempati Hotel Aryaduta dan Hotel Mercure Jakarta sebagai tempat persiapan sebelum menghadiri prosesi kenegaraan di Istana Negara.

Baca juga: Matius Fakhiri: Politik Selesai, Saatnya Bersatu Bangun Papua 

Momentum Penting bagi Papua

Pelantikan ini bukan hanya prosesi seremonial, melainkan juga momentum penting bagi Papua yang tengah menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga penataan pemerintahan yang lebih responsif terhadap masyarakat adat.

Dengan dilantiknya pasangan FakhiriRumaropen, harapan besar tertuju pada lahirnya kepemimpinan yang mampu menjawab aspirasi masyarakat Papua.

Pemerintahan baru ini diharapkan dapat memperkuat hubungan pusat–daerah, meningkatkan stabilitas politik, dan membawa program pembangunan yang lebih inklusif serta berkelanjutan di Tanah Papua.

Masyarakat Papua kini menantikan gebrakan awal duet FakhiriRumaropen setelah resmi menduduki kursi eksekutif tertinggi di provinsi tersebut. Semua mata tertuju pada 1 Oktober 2025, hari yang akan menjadi titik awal babak baru kepemimpinan di Bumi Cenderawasih.

Laporan: Sonny Rum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *