Yanni Puji Gubernur Papua, Tekankan Pelaksanaan Hasil Musrenbang

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Yanni, SH,.M.Sos., didampingi Billy Mambrasar,B.Sc.,MBA., Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua bersama Komjen Pol (Purn) Matius Fakhiri, SIK.,SH.,MH., disela Musrenbang RKPD 2027, di Suni, Hotel Abepura, Kamis (30/4). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus Papua Tahun 2027 mendapat apresiasi dari Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Yanni.

banner 325x300

Ia menilai forum yang digelar Pemerintah Provinsi Papua pada 30 April 2026 tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam kualitas perencanaan pembangunan daerah.

Menurut Yanni, Musrenbang kali ini berlangsung lebih terbuka, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia bahkan menyebut forum tersebut sebagai salah satu proses perencanaan terbaik yang pernah ia ikuti selama berkiprah di dunia politik Papua.

“Saya sudah empat periode menjadi anggota DPR Papua. Baru kali ini saya melihat perencanaan yang bagus sekali,” ujarnya.

Yanni mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, yang dinilai berhasil menghadirkan forum strategis untuk menyatukan arah pembangunan lintas sektor. Ia menilai mekanisme penyerapan aspirasi dalam Musrenbang berjalan jelas, transparan, dan mampu menentukan skala prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.

Baca juga: Yanni Soroti Kualitas Perencanaan di Musrenbang Papua 2027

Tidak hanya itu, setiap program yang dibahas juga disebut memiliki arah pertanggungjawaban yang tegas sehingga lebih akuntabel dan mudah dievaluasi. Menurutnya, pendekatan seperti ini mencerminkan tata kelola pemerintahan yang semakin matang dan tidak lagi sekadar bersifat administratif.

“Perencanaan sekarang diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Ada keseriusan pemerintah daerah untuk memastikan setiap kebijakan bisa diukur dan dievaluasi,” katanya.

Forum Musrenbang tersebut juga dinilai berhasil memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Kehadiran unsur Forkopimda, lembaga otsus, tokoh masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya dianggap membuka ruang partisipasi yang lebih luas dalam penyusunan program pembangunan Papua.

Dalam forum itu, Yanni hadir sebagai bagian dari Komite Otsus Papua bersama Billy Mambrasar. Keduanya mendapat tempat bersama gubernur, wakil gubernur, dan Ketua DPR Papua dalam forum utama Musrenbang.

Menurut Yanni, hal tersebut menunjukkan adanya pengakuan Pemerintah Provinsi Papua terhadap peran komite otsus dalam mengawal arah kebijakan pembangunan agar tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat asli Papua.

Ia juga menilai tema pembangunan Papua Tahun 2027 yang menitikberatkan pada integrasi kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi inklusif sudah tepat.

Baca juga: Yanni Tekankan Pencegahan, Wamenkes Percepat Penanganan TBC di Papua

Fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan ekonomi lokal diyakini mampu menjawab tantangan pembangunan Papua ke depan.

“Ini kerja perencanaan yang serius. Kalau pola seperti ini dijaga, pembangunan Papua akan lebih terarah dan merata,” tegasnya.

Yanni berharap kualitas pelaksanaan Musrenbang seperti saat ini dapat dipertahankan secara konsisten. Menurut dia, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang disiplin di lapangan.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah konsistensi.
Perencanaan sudah baik, tinggal memastikan pelaksanaannya berjalan disiplin dan tetap berpihak kepada rakyat Papua,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *