Waspada Bukan Panik: Membangun Budaya Siaga Hadapi Potensi Gempa Megathrust di Papua

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: logo BMKG

Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Papua berada di wilayah rawan gempa akibat pertemuan dua lempeng besar, Indo-Australia dan Pasifik. Zona subduksi di utara Papua menjadi salah satu wilayah yang secara ilmiah memiliki potensi terjadinya gempa megathrust.

banner 325x300

Namun, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan dan seberapa kuat gempa akan terjadi.

Alih-alih menimbulkan kecemasan, informasi tentang potensi gempa ini seharusnya menjadi dasar bagi masyarakat untuk membangun budaya kesiapsiagaan. Hal ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Papua yang terus memperkuat pemantauan dan sistem peringatan dini di wilayah timur Indonesia.

Kesiapan adalah Kunci

BMKG mendorong masyarakat untuk mengenal dan menguasai langkah-langkah mitigasi risiko, mulai dari memahami jalur evakuasi di rumah, kantor, sekolah, hingga ruang publik lainnya. Memastikan tidak ada penghalang di jalur evakuasi adalah tindakan sederhana namun vital dalam kondisi darurat.

Selain itu, keluarga diimbau untuk menyiapkan rencana kedaruratan, termasuk tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan pribadi, makanan instan, air, pakaian secukupnya, hingga senter dan baterai cadangan.

“Mitigasi harus dimulai dari tingkat keluarga. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat bisa menghadapi gempa secara tenang dan sistematis,” demikian disampaikan BMKG Wilayah V dalam keterangannya.

Bijak Menyikapi Informasi

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah termakan hoaks atau informasi tidak valid mengenai bencana. Semua informasi resmi terkait gempa dan tsunami hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web maupun media sosial @InfoBMKGPapua di Instagram dan Twitter.

Dengan sistem monitoring yang terus diperkuat dan sinergi lintas sektor, BMKG berharap Papua tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga secara budaya dan mental menghadapi potensi bencana.

Laporan: Sony RM / rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *