Foto: Willy | Tampak Proses pembangunan jembatan sepanjang 100 meter di kampung Kabaresi, Distrik Mamberamo Hilir yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat
Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Warga Kampung Persiapan Kabaresi, Distrik Mamberamo Hilir, bergotong royong membangun jembatan sepanjang 100 meter yang menjadi akses utama penghubung permukiman dengan lahan pertanian. Proyek ini dibiayai dari Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2025 milik Kampung Induk Yoke senilai Rp60 juta.
Tokoh Pemuda Kampung Persiapan Kabaresi, Ruben Sirembari, S.H., mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari kampung induk. “Jembatan ini sangat dibutuhkan, apalagi saat musim hujan ketika jalur utama sulit dilalui. Bantuan ini menjadi bukti kepedulian sekaligus dukungan untuk kemajuan kampung persiapan,” ujarnya, Senin (11/8).
Menurut Ruben, pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol persatuan. “Jembatan adalah penghubung hati. Dengan akses terbuka, hubungan antarwarga akan semakin erat, dan ini akan diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.
Proses pembangunan dilakukan secara swadaya, memanfaatkan tenaga lokal dan material dari sekitar kampung. Ruben berharap pemerintah daerah terus memberi perhatian terhadap pengembangan infrastruktur di wilayah mereka, demi kelancaran ekonomi dan pendidikan.
Ia juga menegaskan pentingnya fungsi pengawasan dari aparatur kampung induk. “Dana desa jangan hanya diserahkan lalu dibiarkan, tetapi harus ada kontrol agar pembangunan berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Lebih jauh, warga Kabaresi juga berharap adanya pemekaran kampung persiapan menjadi kampung definitif sesuai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya.
Laporan: Willy Awek

















